- VIVA.co.id/Riska Herliafifah
Di sekitarnya terdapat empat jalan utama, yakni Merdeka Utara, Merdeka Timur, Merdeka Selatan, dan Merdeka Barat. Di sepanjang jalan tersebut berjejer gedung-gedung tua yang kini telah beralih fungsi menjadi gedung pemerintahan dan Istana Negara.
Sebagai contoh kantor Kementerian Pertahanan yang terletak di Jalan Merdeka Barat. Gedung yang dibangun pada 1928 tersebut dahulunya merupakan Sekolah Tinggi Hukum atau Rechtshogeschool. Tak jauh dari sana, berdiri gedung RRI yang sebelumnya adalah tempat siaran radio NIROM. Gedung ini dirancang oleh arsitek Blankenberg.
Kemudian bangunan jadul lainnya yang bisa ditemui di sepanjang Jalan Merdeka Barat adalah Museum Nasional. Pembangunan gedung ini dilakukan pada 1862 oleh pemerintah Hinda-Belanda. Gedung dibangun untuk menampung koleksi yang sudah tidak tertampung lagi di museum sebelumnya, Societeit de Harmonie, di jalan Majapahit.
![]()
Museum Nasional, dibangun untuk menampung koleksi yang sudah tidak tertampung lagi di museum sebelumnya, Societeit de Harmonie, di jalan Majapahit. FOTO: VIVA.co.id/Riska Herliafifah
"Kemudian dibuka untuk umum 1868 sejak saat itu sudah jadi tempat yang dikunjungi banyak orang terutama Jakarta," ujar Kepala Bidang Penyajian dan Publikasi Musem Nasional, Dedah Rufaedah.
Saat ini, Museum Nasional terdiri dari dua bagian. Gedung A yang merupakan bangunan asli, dan B bangunan baru yang diresmikan pada 2007 lalu. Di Gedung A dipamerkan sejarah, pra sejarah, arkeologi Hindu Buddha, sehingga masyarakat bisa melihat sesuai dengan pembabakan sejarah. Sementara di gedung B, koleksi yang ditawarkan lebih lengkap. Ada ruang pameran tetap, auditorium, pameran khusus temporer.
“Lingkungan, ilmu pengetahuan, teknologi, sistem ekonomi, organisasi sosial, pola lingkungan, dan ruang khazanah untuk keramik serta emas,” ucapnya. Tiket masuk gedung yang juga dijuluki sebagai Museum Gajah ini adalah Rp5.000 untuk orang dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak
Dari Museum Nasional, turis bisa menyeberang jalan ke arah Lapangan Monas. Di tempat ini berdiri landmark Kota Jakarta, yakni Tugu Monas setinggi 132 meter. Tugu dibangun guna mengenang perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan dari pemerintahan Hindia-Belanda.