SOROT 376

Dari Singosari hingga Majapahit

Arca Prajnya Paramita di Candi Singasari
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dyah Pitaloka

VIVA.co.id - Kabupaten Malang, Jawa Timur tak hanya identik dengan wisata alam dan buah apelnya. Namun, kota ini juga menyimpan sejarah yang sangat berharga. Banyak destinasi wisata sejarah di kota yang sejuk ini.

img_title Alternatif Wisata Murah: Petik Jeruk di Kota Batu

Di kota ini terdapat sejumlah candi dan lokasi yang diyakini sebagai peninggalan dari Kerajaan Singasari. Bagi Anda yang menyukai sejarah dan budaya, jangan lewatkan sejumlah destinasi wisata yang sarat dengan sejarah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Candi Singosari
Arca Dewi Parwati berdiri tegak di tepi halaman Candi Singosari, berhadapan dengan pintu utama candi yang menghadap ke Barat. Layaknya sosok seorang ibu, arca Dewi Parwati dipahat lengkap bersama anak–anaknya dalam batu yang sama.

img_title Kawasan Baru Berburu Foto di Kota Malang

Arca milik istri Dewa Siwa itu kini tak lagi memiliki candi sendiri, seperti juga arca Prajnya Paramitha atau perwujudan dari Ken Dedes, istri raja pertama Singosari, Ken Arok. Dua sosok wanita utama itu mendapat tempat penting di Candi Singosari. Candi ini dibangun sebagai tempat pendarmaan Kertanegara, Raja Singosari terakhir.

“Candi ini lebih condong ke wanita, ada Dewi Parwati istri Siwa dan Ken Dedes yang dianggap sebagai wanita utama, ibu yang melahirkan raja-raja di Jawa,” kata Juru Pelihara Candi Singosari, Rahmat Gilang Surya Putra, Minggu, 20 Desember 2015.

img_title Berkunjung ke Malang, Jangan Lupa ke Pantai Gua Cina

Arca Dewi Parwati berdiri di atas pedestal bulat didampingi arca kedua anaknya Kartikeya (Kanda) dan Ganesya, suaminya Siwa Bhairawa dan Resi Agastya, murid Dewa Siwa. Seperti banyak arca lain di Indonesia, bagian kepala Parwati hilang akibat dirusak dengan berbagai tujuan.

“Ada dua teori. Pertama kepala sengaja dihancurkan ketika Islam masuk agar tidak digunakan sebagai berhala. Teori lain, bagian kepala dihancurkan Belanda karena berpendapat ada emas di dalam kepala arca,” ujarnya menambahkan.

Parwati kemudian mendapat kepala sambungan buatan pemahat setempat pada tahun 1970 an.

Candi Singasari di Malang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Candi ini dibangun sebagai tempat pendarmaan Kertanegara, Raja Singosari terakhir. FOTO: VIVA.co.id/Dyah Pitaloka

Tak jauh dari Dewi Parwati, terdapat arca Prajna Paramitha, perwujudan dari Ken Dedes, permaisuri Tunggul Ametung, Akuwu atau pejabat di Tumapel. Ken Dedes digambarkan dalam posisi duduk bersila sempurna di atas padmasana atau bunga teratai dengan posisi tangan bermeditasi. Arca tersebut melambangkan dewi kebijaksanaan yang diukir dengan sangat halus dan megah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut