- VIVA.co.id/Moh Nadlir
Kemudian, di bawahnya tertera alamat kantor Sekretariat Teman Ahok. Nama pria ini adalah Tupono atau akrab disapa Popon.

Tupono memamerkan amplop warna cokelat berisi dukungan untuk Ahok.
Siang itu, ia akan mengirimkan formulir dan fotokopi KTP dukungan untuk Ahok. Ia mendapatkan formulir dengan cara mengunduh di internet. Kemudian, ia mengirimkan dokumen dukungan itu melalui jasa pengiriman.
Popon mengaku, ia rela bersusah payah, meluangkan waktu dan keluar uang demi Ahok bisa maju dalam Pilgub DKI tahun depan. Sebab, menurut dia, Ahok merupakan pemimpin yang bagus dan benar-benar bekerja untuk rakyat.
“Ahok itu beda dengan pemimpin-pemimpin yang ada sebelumnya. Dia itu berani mengambil risiko yang luar biasa besar,” ujarnya kepada VIVA.co.id, Kamis, 10 Maret 2016.
Padahal, menurut dia, apa yang dilakukan Ahok bisa menjadi bumerang dan dimanfaatkan lawan politik untuk menjegalnya. “Tapi, karena dia bekerja untuk publik, jadi dia nothing to lose. Jalan terus dan hasilnya memang itu baik untuk rakyat,” ujar warga Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur itu.
Ia menuturkan, banyak kebijakan Ahok yang ditentang habis-habisan. Namun, pada akhirnya warga bisa merasakan manfaatnya.
“Lihat saja Kalijodo, Kampung Pulo. Awalnya memang ada penolakan, tetapi kan setelah mereka tahu manfaatnya justru sebagian besar masyarakat Jakarta mendukung,” dia membela.
Bagi Popon, Ahok juga merupakan pemimpin yang tegas dan taat konstitusi. Sementara itu, dari sisi infrastruktur, Ahok juga nyata bekerja.
“Dia berani mengambil kebijakan soal pembangunan MRT. Sejak zaman Sutiyoso itu ada, tapi sekadar blueprint tanpa action. Tapi, pas Jokowi ke Ahok, dia langsung kerjakan,” ujarnya.
Meski demikian, bukan berarti Ahok tanpa cela. Popon mengatakan, komunikasi politik atau bahasa penyampaian Ahok harus diperbaiki agar lebih baik. “Karena dia pemimpin, alangkah baiknya bahasanya dijaga agar lebih santun sedikit,” tuturnya.
Tak mau sendiri, Popon juga mengajak teman-temannya untuk ikut mendukung Ahok. Kepada para koleganya ia selalu berkata, Ahok merupakan pemimpin masa depan, sehingga harus didukung agar bisa maju dalam pilkada.