SOROT 396

Berani Tanggung Risiko Demi Reformasi

Taufik Basari ketika masih menjadi aktivis di tahun 98. Foto: Dokumentasi Pribadi Taufik Basari
Sumber :
  • Dokumentasi Pribadi Taufik Basari

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/05/13/5735e69c93387-taufik-basari_663_382.jpg

img_title Aktivis 98 Ini Sebut Ganjar-Mahfud Bukan Figur yang Bisa Lanjutkan Program Jokowi

 Taufik Basari bicara di Mahkamah Konstitusi. Foto: Dokumentasi Pribadi Taufik Basari 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taufik dikenal juga sebagai advokat spesialisasi konstitusi. Berbagai perkara di Mahkamah Konstitusi (MK) telah ditanganinya. Kiprahnya di MK lengkap ketika menangani perkara Sengketa Kewenangan Konstitusional Lembaga Negara mewakili DPR Papua melawan KPU Pusat.
 
Pada tahun 2013, Taufik diminta menjadi pengurus pusat Partai Nasdem dengan posisi sebagai Ketua Bidang Hukum dan HAM. Posisi itu diembannya hingga kini.
 
Simak: Perjuangan Jalur Hukum

img_title Serial Rencana Besar Trending di Media Sosial, Disorot Banyak Pihak, Kok Bisa?

Perjuangan Jalur Hukum
 
Taufik menyebut aktivitasnya sebagai pengacara publik itu adalah bagian dari upaya menuntaskan agenda reformasi. Begitu juga keberadaannya sebagai pengurus teras partai politik.
 
Menurutnya, cita-cita reformasi belum tuntas meski sudah banyak hal juga yang berhasil dicapai. Dia bertekad mengawal demokratisasi, terutama dalam bidang penegakan hukum dan HAM. Jalur politik diklaim akan memperkokoh upayanya. “Motivasi saya sekarang bergabung di parpol pun dalam rangka melanjutkan perjuangan tersebut,” katanya.
 
Taufik berharap, Indonesia menjadi negara demokratis yang dijalankan dengan berpedoman pada nilai-nilai HAM. Dia ingin memastikan penyelenggaraan pemerintahan tetap menghormati HAM. Masih banyak pelanggaran HAM, terutama di masa lalu, yang belum terungkap. Dia menyebut secara khusus pelanggaran HAM sepanjang transisi demokrasi pada tahun 1998.
 
“Terkait dengan pengusutan tragedi 1998, menurut saya, masih menjadi tanggung jawab negara untuk memprosesnya. Kita harus mengungkap kebenaran dan melakukan reformasi institusi serta mencegah berulangnya kejadian itu,” kata dia.
 
Sampai sekarang, Taufik mengaku masih berkomunikasi dengan sebagian kawan seperjuangan dulu, seperti aktivis Kesatuan Aksi Keluarga Besar UI dan Senat Mahasiswa UI maupun organisasi ekstra kampus, semisal, Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta, Forum Kota (Forkot), Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi (Famred), dan lain-lain.
 
Dia berpendapat bahwa situasi sekarang tentu lebih baik dibanding semasa era Orde Baru. Masyarakat bebas berpendapat. Saluran demokrasi terbuka luas, termasuk pemanfaatan sarana teknologi informasi yang turut membuat banyak perubahan. Maka gerakan mahasiswa pun seharusnya harus ikut berubah dan menyesuaikan dengan perubahan zaman.

(ren)

img_title Aktivis 98: 2024 Momentum Genting, Salah Pilih Pemimpin Proses Pembangunan akan Mundur
Indonesian Social Survey

Survei: Prabowo Jadi Presiden dengan Tingkat Kepercayaan Masyarakat Tertinggi Sejak Reformasi

Kepercayaan terhadap Presiden Prabowo bahkan mencapai angka tertinggi sejak era reformasi, yakni 90,9 persen.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut