SOROT 436

Boleh Salah, Dilarang Bohong

Petugas sedang melakukan proses rekapitulasi suara usai pencoblosan di Pilkada DKI 2017, Rabu, 15 Februari 2017
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

“Namun, nilainya tak sampai miliaran rupiah, masih di bawah angka Rp500 juta. Paling untuk instrumen IT, SMS, server, dengan 400 surveyor di 400 TPS, kali saja berapa biaya transpornya,” ujar dia.

img_title MK Putuskan Soal Publikasi Quick Count Pemilu Hari Ini

Menurut dia, lembaga survei harus menjaga kepercayaan publik. Ketika menyampaikan data, harus data apa adanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, lembaga survei boleh keliru terkait metodologi, soal teknis data yang tidak masuk, sehingga ada cacat metodologi. Tapi, lembaga survei tidak boleh bohong.

img_title Jika Jokowi Kalah, Direktur Lembaga Survei Cyrus Network Siap Pensiun

“Salah dan bohong kan beda. Lembaga survei itu seperti klinik, misalnya datang cek kolesterol, maka akan diberi hasilnya. Contoh 200. Kan tidak bisa diminta 150. Itu melanggar prinsip,” kata dia.

Hari menjelang malam. Satu demi satu orang-orang berseragam ini beranjak dari kursinya dan meninggalkan ruangan. Sementara itu, sisanya memilih menunggu hujan yang mengguyur Jakarta usai pilkada. (art) 

img_title Motor Camat, Survey LSI Hingga Perburuan Kelompok Suku Pembantai Warga

Baca juga:

Joko Widodo didampingi Ma'ruf Amin umumkan Kabinet Indonesia Maju

100 Hari: Publik Lebih Puas Terhadap Jokowi Dibanding Ma'ruf Amin

Tingkat kepuasan terhadap Jokowi jauh lebih tinggi.

img_title
VIVA.co.id
17 Februari 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut