- VIVA.co.id/M Ali Wafa
VIVA.co.id – “Saya sebenarnya tak pernah berencana menjadi seorang arsiparis,” ujar Mona Lohanda, sejarawan cum arsiparis ini membuka percakapan.
Perempuan kelahiran Tangerang, Banten pada 1947 ini menuturkan, profesi yang ia geluti puluhan tahun tersebut berawal dari ketidaksengajaan. “Jadi semua ini di luar rencana,” dia menambahkan.
Semua berawal dari Jurusan Sejarah Universitas Indonesia. Mona mengatakan, usai lulus sekolah menengah atas, ia sebenarnya ingin kuliah di Jurusan Sastra Indonesia. Namun, ketika akan mendaftar kuliah ada jurusan sejarah. “Saya iseng saja daftar ke jurusan sejarah,” ujarnya mengenang.
Saat kuliah tingkat dua, ia bertemu Sumartini, dosen yang juga menjabat sebagai kepala Arsip Nasional (Arnas). Mona bertemu Sumartini saat ia sedang menyusun paper. “Mon, kamu di sini aja bantu saya,” ujar Mona menirukan. Namun, Mona tak langsung mengiyakan. “Saya pikir-pikir dulu,” tuturnya kala itu.
Sumartini tak patah arang, saat bertemu di kampus UI, ia kembali mengulang ajakan yang sama. “Mon, kamu kerja saja di Arsip Nasional, biar nanti kalau sudah lulus, kamu bisa menjadi asisten dosen di kampus.”
Selanjutnya, Berawal dari Liburan
Berawal dari Liburan
Meski tak mengiyakan, Mona kerap datang ke Arnas, khususnya pas ujian dan libur kuliah. “Waktu itu, selesai ujian semester. Liburnya lama. Saya sering main ke Perpustakaan Nasional. Suatu hari saya berinisiatif untuk mampir ke Arnas,” kata dia. Ia kemudian bertemu Sumartini.
“Bu, saya bosan libur di rumah mulu, saya mampir ke sini sekalian untuk bantu-bantu, baca-baca di sini ya bu,” ujar jebolan Department of History, School of Oriental and African Studies di University of London ini.
“Nah lama-lama saya keterusan main ke Arsip Nasional, akhirnya saya sambil kuliah, sambil kerja juga di sana,” ujarnya.
Akhirnya Mona bekerja paruh waktu di Arnas sejak 1971. “Waktu itu saya masih kuliah, belum lulus. Saya pensiun itu sekitar tahun 2013, jadi masa kerja saya itu sekitar 40 tahun lebih di Arsip Nasional,” ujar spesialis ahli sejarah masa VOC ini.