SOROT 448

Janji Khilafah, Bukti Tak Semanis Mimpi

Aksi mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) saat menolak kedatangan Lady Gaga ke Indonesia, di Bundaran HI, Jakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Muhamad Solihin

Saat itu Yordania telah ditunjuk sebagai penjaga Palestina. Taqiyudin menolak permintaan raja untuk mengurangi aktivitas politiknya. Tak sepaham dengan Raja Abdullah, Taqiyudin memutuskan mundur dari posisinya sebagai hakim di Ramallah.

img_title Kombes Ade Ary Ungkap Peran Pelaku Pembubaran Diskusi Refly Harun Cs yang Baru Ditangkap

Tahun 1953 ia resmi mendirikan partai politik yang bernama Hizbut Tahrir atau Partai Pembebasan. Pendirian itu dituangkan dalam permohonan izin pada Departemen Dalam Negeri Yordania agar Hizbut Tahrir diizinkan melakukan aktivitas politik. Tapi permohonan itu ditolak pemerintah Yordania. Ia tak putus asa, dan terus menyebarkan pemikirannya. Meski pendukungnya ditangkapi, Taqiyudin tak gentar. Ia terus melanjutkan ide-ide politiknya hingga terus menyebar ke puluhan negara, sampai hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjuangan Taqiyudin terus berlanjut. Berbagai buku ia hasilkan untuk membantu orang lain memahami pikirannya. Keinginannya meluas, bukan hanya ingin membebaskan Palestina, namun juga membangkitkan umat Islam dan menyelamatkannya dari penjajahan Barat, juga menegakkan kembali Daulah Khilafah Rasyidah.

img_title Ditanya Bakal Normalisasi HTI dan FPI Bila Jadi Presiden, Begini Jawaban Anies Baswedan 

Melalui laman hiz-but-tahrir.org, organisasi ini juga menjelaskan bahwa mereka adalah kelompok politik yang menjadikan  Islam sebagai ideologinya. Kelompok ini tegas mengakui sebagai kelompok politik, dan bukan kelompok akademis, pendidikan, atau amal.   

HT mengatakan akan bekerja untuk umat dengan Islam sebagai sumbernya. Islam sebagai agama menjadi jiwa, tubuh, inti, dan rahasia kelangsungan hidup kelompok ini.  

img_title Singgung HTI dan FPI, Said Aqil: Berat Amanat Moderasi 2 Kutub Ekstrem

Meski terpaut jarak 64 tahun sejak awal didirikan, niat awal pendirian partai politik Hizbut Tahrir tak berubah, yaitu menghidupkan kembali umat Islam dari kemerosotan nilai-nilai. Organisasi ini juga ingin  membebaskan umat Islam dari pemikiran, sistem dan hukum Kafir, serta dominasi dan pengaruh negara-negara Kafir.  Organisasi ini juga bertujuan untuk mengembalikan Negara Khilafah Islam dan menjadikan semua ketetapan Allah SWT sebagai dasar menjalankan negara.

sorot hti - Ilustrasi/Kelompok Hizbut Tahrir saat menggelar demo menolak kenaikan BBM beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi massa yang digelar oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jakarta. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Sejak berdirinya, organisasi ini telah berkembang ke seluruh negara Arab di Timur Tengah dan Eropa, termasuk di Afrika. Pengaruh HT menyebar ke  Mesir, Libya, Sudan dan Aljazair. Juga ke Turki, Inggris, Perancis, Jerman, Austria, Belanda, dan negara-negara Eropa lainnya hingga ke Amerika Serikat, Rusia, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgistan, Pakistan, Malaysia, Indonesia, dan Australia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut