- ANTARA/Andika Wahyu
Di sisi lain, Norviadi tetap optimis proses revitalisasi berjalan lancar. Apalagi, ia mengatakan bahwa tren kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Kota Tua mengalami peningkatan. Sekitar 30 persen wisman tertarik datang ke kota tua.
![]()
Ribuan wisatawan dalam dan luar negeri menikmati suasana kota tua di Jakarta. (VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi)
Untuk menggenjot revitalisasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan, UPK Kota Tua akan melakukan tahapan-tahapan sesuai dengan kewenangannya. Salah satunya adalah menggelar pertunjukan seni budaya dengan skala internasional.
"Terakhir di sini ada event Sehari Tanpa Tembakau Sedunia, terus ada gerakan Ayo Makan Ikan yang dicanangkan oleh Pak Presiden Joko Widodo, dan sekarang ini juga sering dilakukan pameran-pameran foto di sini. Kegiatan seperti ini akan terus kita tingkatkan," katanya.
Sementara untuk mempromosikan Kota Tua sebagai destinasi wisata di ibu kota, Nirwono mengungkapkan bahwa sebenarnya caranya sangatlah sederhana, yakni membuat warga Jakarta bangga pada kotanya, salah satunya dengan Kota Tua.
"Kalau bangga itu, warga di sekitar akan mempromosikan sendiri. Warga Kota Jakarta akan menghidupkan dengan mengunjungi, dan yang paling penting tidak perlu dipusingkan dengan pengakuan internasional. Itu hanya bonus. Tapi kalau sudah jadi kebanggaan warga, ini suatu prestasi dan lebih berkelanjutan," ujarnya. (ms)