SOROT 453

Mimpi Mudik Tanpa Horor

Suasana jalan Tol Bawen-Salatiga terlihat dari Tuntang, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 28 Mei 2017.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA.co.id – Sebuah rambu jalan yang baru berdiri kokoh. Di bawah rambu menandakan batas kecepatan maksimal itu, tampak puluhan pekerja merapikan area pembatas jalan. Kepulan debu pekat dan terik matahari yang menyengat tak digubris.

img_title Polri Siagakan 5 Kapal di Jalur Strategis Nasional, Antisipasi Kontinjensi Kecelakaan Laut Jalur Mudik 2026

Di area lain, ada sekitar tiga pekerja membereskan sisa puing dan besi coran beton masih yang berserakan. Sepuluh meter di dekat pekerja, ada alat berat pengaspal beton jalan. Di depan area ruas pintu masuk utama ada pembatas jalan bertuliskan 'Maaf, Jalur Dialihkan Ada Pengerjaan Pengaspalan'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah kondisi tiga pekan sebelum hari Lebaran Idul Fitri tahun ini di salah satu ruas Jalan Tol Solo-Kertosono. Berbagai pekerjaan terus dikebut agar jalan tol yang dibuka mulai Senin, 19 Juni ini siap dilewati pemudik untuk Lebaran tahun ini. Pengaspalan, pengecatan, hingga memasang rambu jalan disiapkan pengelola jalan bebas hambatan itu.

img_title Kemenag Siapkan 6.180 Posko Masjid Buka 24 Jam di Jalur Mudik 2025

Menjadi salah satu bagian dari jaringan Tol Trans Jawa, Tol Solo-Kertosono akan menjadi penghubung antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dibandingkan tahun lalu, proses pengerjaan tahun ini mengalami kemajuan. Meski belum rampung seratus persen, namun hampir seluruh ruas jalan tol ini sudah dibeton.

Keberadaan ruas jalan yang biasa disebut Tol Soker ini akan menjadi andalan pemudik yang akan menuju Jawa Timur atau sebaliknya ke Jawa Tengah. Tol ini disiapkan dibuka sejak 19 Juni sampai 2 Juli untuk dilewati pemudik. [Baca juga: Mudik Nyaman ke Kampung Halaman]

img_title Curhat Pengemudi Mobil Jalur Mudik Ditutup Tenda Nikahan

Karena belum rampung, pemudik yang ingin melewati tol ini diimbau agar tetap hati-hati. Masih ada sekitar 54 titik ruas tol yang berdekatan dengan jalan kampung warga yang belum selesai dikerjakan. Di beberapa ruas tersebut masih menjadi persoalan karena tanah yang belum dikonstruksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masalahnya ada pada pembebasan lahannya," kata Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya, David Wijayanto saat inspeksi pengerjaan tol kepada VIVA.co.id, belum lama ini. [Lihat Infografik: Jalur Mudik Nusantara]

Jumlah pemudik yang akan lewat jalur ini diprediksi meningkat dua hingga tiga kali lipat. Perkiraan kasar, pemudik yang lewat jalur ini akan mencapai 10 ribu kendaraan per hari. Salah satu acuannya, proses pengerjaan area ruas tol yang hampir rampung. Meski target rampung selesai akhir tahun ini. "Kalau tahun lalu sekitar 4.000 unit kendaraan, kalau tahun ini bisa mencapai 8.000 hingga 10.000 pemudik," ujar David.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut