- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Selanjutnya, Cetak rekor
Cetak rekor
Kepopuleran mobil MPV sebenarnya sudah terlihat sejak Toyota meluncurkan Kijang versi penumpang di era 90-an. Sejak hadirnya Kijang, penjualan sedan terus melorot.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Kijang pada 2001 mencapai lebih dari 56 ribu unit. Kijangnya saja sudah melampaui penjualan sedan yang hanya 35 ribu. Sedangkan total penjualan MPV di tahun itu 89 ribu.
Meski penjualan sedan sempat naik menjadi 40 ribu unit pada 2004, hal itu tidak ada apa-apanya dibandingkan perolehan MPV. Memang, penjualan MPV turun menjadi 76 ribu, namun pada saat itu muncul segmen baru, low MPV.
Mobil-mobil yang masuk dalam kategori low MPV adalah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Suzuki APV. Penjualannya tidak kalah dengan MPV biasa, hampir 75 ribu.
Jika digabungkan dengan segmen MPV dan upper MPV (mobil keluarga mewah), maka total penjualan mobil keluarga di 2004 menembus angka 153 ribu.
Mengacu pada data Gaikindo, bisa dikatakan bahwa penjualan mobil sedan stagnan di angka puluhan ribu unit per tahun. Penjualan sedan tertinggi pada 1997, yakni 73 ribu unit.
Pencapaian tertinggi itu tidak lepas dari hadirnya mobil sedan baru yang dijual dengan harga murah, Timor. Pertama kali meluncur pada 1997, mobil yang dibanderol Rp35 jutaan itu langsung menduduki peringkat tertinggi penjualan sedan, 19 ribu unit.
Sementara itu, meski angka penjualannya terpaut tipis dengan MPV, namun segmen low MPV dalam perkembangannya mengalami peningkatan yang signifikan. Satu tahun setelah resmi meluncur, penjualan low MPV berhasil menembus angka yang belum pernah tercapai sebelumnya di Indonesia, yakni 100 ribu unit.
Puncak kejayaan low MPV pada 2013, di mana penjualannya meraih angka 379 ribu unit. Tahun ini juga menjadi prestasi bagi industri otomotif Indonesia, karena untuk pertama kalinya berhasil menembus angka penjualan 1,2 juta unit.
![]()
Honda Brio Satya yang merupakan salah satu mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) saat dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 di Jakarta. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)
Sayangnya, kesuksesan low MPV tidak bertahan lama. Hal itu karena munculnya program mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC).