SOROT 456

Perang Mobil Keluarga

Ilustrasi mobil yang diparkir di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Beberapa faktor yang memengaruhi tingginya penjualan Avanza antara lain dukungan purna jual, harga jual kembali yang cukup stabil, dan biaya servis yang tidak membebani kantong.

img_title Ada yang Aneh saat 3 Mobil Kijang Innova Tabrakan Beruntun

Dengan adanya fakta tersebut, tidak mengherankan bila banyak pabrikan yang berusaha menghadirkan pesaing Avanza. "Kami sukses di Pajero Sport, dan mobil MPV baru itu juga akan sukses," kata Henry Kosala Wahyadiyatmika, direktur utama diler Mitsubishi PT Bumen Redja Abadi saat mengomentari XM Concept

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada juga diungkapkan Brand Manager Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani. Kata dia, menurut Global National Research, rasio kepemilikan mobil orang Indonesia masih kecil. Baru 83 dari 1.000 orang. "Di situ kami lihat peluang," tuturnya. 

img_title Muat 7 Penumpang, Mobil Baru Ini Lebih Luas dari Toyota Avanza

Salah satu cara Wuling "menggebuk" penjualan Avanza dengan menghadirkan mobil keluarga berbanderol lebih murah dari yang sudah ada. Mobil perdana mereka, Confero S, akan dijual dengan harga mulai Rp130 jutaan.

Sayangnya, menurut Suzuki, menjual mobil tak cuma dilihat dari murahnya saja. "Beli mobil tidak hanya kendaraannya saja, tapi juga bagaimana merawatnya," kata Direktur Pemasaran Divisi Roda Empat PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra.

img_title Mengejutkan, Gara-gara Ini Toyota Alphard Tidak Dijual Diler

sorot mobil - Mobil Keluarga Murah di IIMS 2013

Mobil keluarga Chevrolet Spin saat dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show 2013 di Jakarta. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Tangguh dan nama besar juga belum tentu bisa bertahan lama. Chevrolet yang sudah bikin pabrik di Pondok Ungu Bekasi juga harus menyuntik mati Spin karena beratnya persaingan. Alhasil pabrik yang mempekerjakan 500an orang itu pun cuma bertahan dua tahun, dan pada Juni 2015 tutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Honda Freed juga bisa jadi pembelajaran dari ketatnya persaingan. Medium MPV yang sudah hidup enam tahun itu pun akhirnya tumbang. Produksi di Karawang dan seluruh penjualan di Indonesia disetop pada Juli 2016.

Direktur Marketing dan Layanan Purnajual Honda Prospect Motor Jonfis Fandy juga tak menampik ini semua karena sudah habis masa kejayaan Freed. Mobil dengan pintu geser ini pernah menoreh penjualan 19 ribuan unit pada 2012. Namun beberapa tahun terakhir terus menyusut. Pada Januari 2016 hanya laku 287 unit, dan terus menurun menjadi 128 dan 122 pada Februari dan Maret. Puncaknya pada April yang hanya 76 unit.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut