- ANTARA FOTO/Septianda Perdana
"Banyak yang diuntungkan, dari sisi penumpang sangat untung karena jadi lebih mudah dengan hadirnya KMT (Kartu Multi Trip). Penumpang tidak setiap saat lakukan transaksi ke loket. Jadi ada proses yang efisien," ujarnya.
Eva menuturkan, penggunaan non tunai di KCI selain menguntungkan dari sisi bisnis, ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk memetakan volume penumpang di setiap stasiun, sehingga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan.
Adapun untuk jumlah transaksi dari non tunai di KCI, Eva menyebut rata-rata sebanyak 970 ribu penumpang. Sebesar 15 persennya menggunakan uang elektronik dari perbankan, 45 persen dari KMT, dan 40 persen tiket harian berjamin.
Saat ini, kata Eva, perbankan yang bekerja sama dengan KCI adalah BNI, Bank Mandiri, BRI, dan BCA. Ke depan, KCI mengakui terus berupaya mendorong semua kartu elektronik dapat terkoneksi, dan hal ini tentunya dalam tahap proses.
![]()
Sejumlah masyarakat menaiki bus Transjakarta di halte Bus way Cipinang, Jakarta Timur. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Pejabat Humas PT TransJakarta, Wibowo, mengatakan, implementasi non tunai telah diterapkan perusahaan sejak lama. Bahkan, kartu non tunai yang dipakai konsumen bisa terintegrasi dengan alat pembayaran lainnya.
Menurut dia, saat ini penerapan non tunai di perusahaannya telah membuat kinerja perusahaan menjadi efisien. Dan untuk penerapan pada seluruh kartu milik perbankan masih terus dibenahi, khususnya pada bus-bus pengumpan. Â
Sementara itu, Area Manager Eat And Eat Pejaten Village, Faisal Hakim, mengatakan, penerapan non tunai di usaha kulinernya sangat efektif, dan kegiatan ini sudah dilakukan sejak 2008.
Menurut dia, menggunakan non tunai dengan sistem deposit sama saja dengan menggunakan uang tunai untuk bertransaksi. Bahkan, jika masih tersisa saldo non tunainya bisa dikembalikan secara tunai.
Selama penggunaan non tunai tersebut, lanjut Faisal, konsumen sangat merasakan dampak positifnya. Hal itu karena dengan non tunai uang untuk transaksi tidak banyak tercecer baik di counter maupun konsumen.Â
Pengembangan non tunai juga akan diterapkan untuk mendukung sektor pariwisata. Dua perusahaan BUMN telah sepakat menggelar ajang pariwisata dengan sistem non tunai.Â