SOROT 481

Yang Terpuruk hingga Erupsi Gunung Agung

Setya Novanto saat menghadiri sidang eksepsi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Sektor pariwisata Bali pun terkena imbasnya. Kunjungan wisatawan di Pulau Dewata menurun, menyusul kebijakan beberapa negara yang mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advisory) kepada warga negaranya untuk berlibur ke Bali.

img_title El Nino Makin Ganas! Suhu Samudra Pasifik Tembus 30 Derajat Celsius

Presiden Joko Widodo kemudian mencabut status tanggap darurat Gunung Agung, Bali. Keputusan itu diambil melalui mekanisme rapat terbatas yang digelar di Wisma Werdhapura Sanur, Denpasar, Jumat malam, 22 Desember 2017. Jokowi mengklaim, meskipun status Gunung Agung masih awas, tapi kondisi Bali secara keseluruhan aman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain bencana erupsi Gunung Agung, tahun 2017 diwarnai berbagai peristiwa dan kasus hukum yang menyita perhatian publik. Sebut saja kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang gaungnya di sepanjang tahun ini. Drama politik pun turut membumbui penyidikan kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

img_title Cuaca Buruk, MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3, Veda Pun Gagal Tampil

Ya, tabir gelap skandal proyek e-KTP satu per satu akhirnya terbongkar. Hingga akhir 2017, sudah enam orang menjadi pesakitan KPK.

Mereka di antaranya mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman, mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sugiharto.

img_title Tinjau Titik Nol Kilometer Selatan, Maruli Petakan Kebutuhan Infrastruktur hingga Air Bersih di Rote Ndao

Kemudian, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, anggota DPR Markus Nari, Direktur Utama PT Quadra Solution, Anang Sugiharto Sudihardjo, dan Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Di samping itu, KPK juga menjerat satu tersangka pemberi keterangan palsu kasus korupsi e-KTP, Miryam S Haryani. Politikus Hanura itu merupakan anggota Komisi V DPR yang pernah menjadi anggota Komisi II DPR.

Tahun 2017, bisa dibilang menjadi momen penghakiman para penjarah uang negara yang memicu kerugian senilai Rp2,3 triliun itu. Nama-nama pejabat negara, anggota DPR RI, kader partai politik, hingga bos-bos perusahaan pelat merah serta swasta 'dikuliti' KPK ke hadapan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan kasus e-KTP oleh KPK ini tak selalu berjalan mulus. Sejumlah peristiwa-peristiwa besar turut mendampingi perjalanan kasus ini. Kepala Satgas e-KTP, Novel Baswedan diteror menggunakan air keras oleh orang tak dikenal usai menunaikan salat Subuh di masjid dekat kediamannya pada 11 April 2017. 

Penyidik senior KPK itu terpaksa mendapatkan perawatan intensif di Singapura. Hingga kini, siapa penyerang Novel masih abu-abu. Motif apa di balik penyerangan penyidik utama kasus megakorupsi e-KTP itu juga tetap belum terungkap.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut