- ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Pentingnya penggunaan teknologi dalam menciptakan sejumlah efisiensi tersebut memang diakui Jasa Marga bisa berdampak pada pengurangan kesempatan kerja di industri jalan tol. Namun, kebijakan ini dipastikan oleh Jasa Marga tak akan mengurangi sejumlah karyawannya, sebab akan dialihkan pada pekerjaan lainnya.Â
Selain itu, penggunaan transaksi nontunai juga mulai tersebar di banyak industri di Indonesia. Tidak hanya industri transportasi melain juga ke industri jasa kuliner, retribusi parkir hingga penyaluran bantuan sosial secara nontunai kepada sejumlah keluarga penerima.
![]()
Seorang petugas menawarkan kartu elektronik uang (e-toll) pada pengguna kendaraan roda empat yang melintas di Gerbang Tol Tandes Surabaya, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Untuk industri jasa transportasi, kebijakan nontunai bahkan lebih dahulu diterapkan sebelum pencanangan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dilakukan, yaitu sejak 2013, di mana PT Kereta Api Indonesia menerapkan sistem nontunai, atau e-ticketing pada KRL Jabodetabek.
Langkah tersebut, hingga saat ini dianggap paling sukses dilakukan di Indonesia, karena telah tersebar ke sejumlah tempat di Jabodetabek dan dimanfaatkan oleh jutaan penumpang. PT KAI mengakui, memulai kebijakan ini dengan melakukan sterilisasi stasiun dan meningkatkan kapasitas angkut yang tidak mungkin dilayani secara manual. (art)