Prabowo Bertarung Lagi

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

Artinya benar seperti yang dikatakan Prabowo sendiri. Dia membutuhkan mitra koalisi untuk benar-benar maju sebagai capres dalam Pilpres 2019, menantang calon petahana, Jokowi.

img_title Viral Curhatan Anak di Akhir Hayat Ayahnya Rela Nahan Sakit Demi Bisa Coblos Prabowo Subianto

Sejauh ini, berdasar hasil Pemilu Legislatif 2014, Gerindra meraih 14.760.371 (11,81) persen suara, atau 73 kursi di DPR. Oleh karena itu, mereka jelas tidak bisa mengusung Prabowo sendirian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi II DPR itu mengajak Prabowo dan para pendukungnya untuk berkompetisi secara sehat, santun dan tidak provokatif. Menghindari isu SARA dan penyebaran hoax.

img_title Kontroversi Cuitan Fedi Nuril soal Prabowo dari Penculik hingga Pelayan

"Karena itu tidak mendidik," kata dia kepada VIVA, Rabu, 11 April 2018.

Selain itu dia juga mengajak semua pihak untuk membudayakan pemilu sebagai ajang kontestasi gagasan. Semua demi kemajuan bangsa bukan untuk menebar kebencian.

img_title Momen Guru Besar UGM Minta Maaf, Adiknya Rela Tak Lanjut SMA Demi Lanjutkan Kuliahnya

Lantas, dengan kesiapan Prabowo maju tersebut, apakah koalisi pendukung Jokowi gentar? Awiek memberikan jawaban diplomatis.

"Sedari awal kita yakin dengan perjuangan bersama dan itulah konsekuensi dari persaingan politik," kata dia.

Pertemuan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto.

Senada, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Masinton Pasaribu, menilai kesiapan Prabowo maju sebagai capres merupakan suatu langkah yang bagus. Selain pencalonan itu memang merupakan haknya.

Ia juga menilai dengan pencapresan Prabowo maka berarti dinamika dalam pilpres ini akan berjalan. Sehingga nantinya tinggal mendaftar ke KPU.

"Jadi dinamika dalam pilpres ini bisa berjalan. Masalah gabung, ngga gabung (dengan) itu tergantung pilihan. Mau maju sendiri boleh, mau bergabung dengan Jokowi bagus, memutuskan maju sendiri juga tak masalah," kata Masinton.

Begitu juga dengan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang menilai langkah itu bagus. Oso menjelaskan selama ini Prabowo telah banyak berbicara di publik terkait permasalahan bangsa.

Prabowo juga telah pernah mencalonkan diri sebagai presiden. Bahkan dia menyebut Prabowolah yang konsisten untuk menantang Jokowi di Pilpres 2019.

"Ini membuktikan dia konsisten dengan perjuangannya" kata Oso.

Siapa koalisi Gerindra?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Nizar Zahro menyebut dua partai memiliki kemungkinan besar menjadi koalisi mereka. Pertama adalah Partai Keadilan Sejahtera, dan kedua, Partai Amanat Nasional.

"Tadi teman koalisi disebut langsung oleh beliau, ada PAN Pak Zulkilfi, PKS Pak Sohibul," kata Nizar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut