Terusik Partai Allah dan Partai Setan

Amien Rais.
Sumber :
  • Twitter PKS

"Hizbullah ini kelompok yang memperjuangkan agama Allah. Hizbut Syaitan ini yang dikuasai setan dan dilupakan oleh setan dari mengingat Allah. Ini kelompok besar, jadi Pak Amien mengatakan partai besar, itu bisa kelompok besar di seluruh dunia," terang Drajad.

img_title JK: Reformasi Tak Berarti Turunkan Pemerintah yang Berkuasa

Penutupan Kongres PAN

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait dengan penyebutan PAN, PKS dan Gerindra dalam narasi partai Allah, Drajad menegaskan bahwa pernyataan Amien Rais itu tidak terkait dengan urusan partai politik. "Pak Amien sudah menegaskan bahwa ini tidak terkait partai, kenapa disebut tiga partai itu? Karena ketiga partai itu sekarang yang paling akrab dengan Pak Amien," klaimnya.

img_title PAN: Banyak yang Mendorong Amien Rais Bersedia Dicalonkan

Hal senada juga dilontarkan Wakil Sekretaris Jenderal PAN, Saleh P Daulay. Menurutnya, Amien Rais kala itu jelas diundang untuk memberi tausyiah keagamaan. Sebagai seorang muslim, tentu Amien Rais menjelaskan masalah keagamaan dalam bingkai agama Islam yang bersumber dari Alquran dan Al Sunnah.

Saleh melanjutkan karena mengutip Alquran, maka sudah jelas sumber hukumnya. Tidak ada lagi perbedaan. Sebab, di dalam kitab suci umat Islam tersebut memang menggolongkan dua kelompok tersebut, yakni pengikut Allah dan setan.

img_title PAN Merasa Terhormat Amien Rais Didukung Koalisi Umat Madani

"Karena itu, jika beliau menjelaskan tentang adanya dua kelompok manusia menurut Alquran, ya itu apa adanya. Beliau kan menjelaskan inti sari Surat Al-Mujadalah ayat 19 dan 22. Silakan semuanya membuka surat dan kedua ayat itu. Di sana jelas disebutkan adanya golongan setan dan golongan Allah," kata Saleh, Minggu 15 April 2018.

Dia kembali menekankan sebagai seorang tokoh, Amien punya kapabilitas untuk mengingatkan jemaahnya sesuai dengan tuntunan Alquran.

"Kalaupun ada menyebut golongan tertentu sebagai golongan Allah, tetapi Pak Amien tidak pernah menyebut golongan lain sebagai golongan sebaliknya. Karena itu, tidak ada niat dan perilaku ujaran kebencian dalam ceramah itu," lanjut Saleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilaporkan ke Polisi

Kendati demikian, ada sebagian publik yang terlanjur tersinggung. Mereka langsung memperkarakan ceramah mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu. Adalah Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Cyber Indonesia, Aulia Fahmi, yang melaporkan Amien Rais ke Polda Metro Jaya, dengan tuduhan menyebarkan ujaran kebencian.
 
Aulia menganggap, Amien sengaja memprovokasi masyarakat dengan menggunakan dalil agama. Pernyataan Amien dianggap bertabrakan dengan konstitusi negara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut