Neno dan #2019GantiPresiden Ditolak, Mengapa?
- ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
"Bawaslu meminta masing-masing pihak koalisi pendukung bakal capres-cawapres tetap menjaga keamanan. Karena Bawaslu tak bisa memberikan sanksi," ujarnya. "Kalau ada rusuh, polisi harus segera bertindak. Bawaslu hanya mengimbau agar masing-masing pihak tetap menjaga keamanan," kata dia. Â
Neno Warisman memang memiliki hak menyampaikan pendapatnya untuk mengganti presiden pada 2019 mendatang. Ia juga punya hak untuk menularkan idenya dan mengajak orang lain sepakat dengan idenya. Sebagian masyarakat menganggap penolakan pada Neno adalah persekusi.Â
Jika penolakan terhadap Neno Warisman dianggap persekusi dan membungkan kebebasan beropini, maka mungkin publik perlu diingatkan, tahun lalu Dokter Otto Rajasa dan Dokter Fiera Lovita harus menelan pil pahit. Otto bahkan divonis penjara dua tahun, sedangkan Fiera sempat diungsikan ke Jakarta. Keduanya melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan Neno Warisman, menyampaikan opini mereka. Bedanya, Neno terjun langsung ke publik, kedua dokter hanya melakukannya lewat media sosial mereka.Â
Akhirnya tekanan massa membuat langkah Otto, Fiera, dan Neno tertunda, atau bahkan terhenti. Jika penolakan dengan tekanan dianggap hal yang wajar, mungkin nafas kebebasan berpendapat dan beropini tak akan bisa dihirup lagi.Â
Â