Chris John Fokus Pada Kekuatan Pukulan

VIVAnews - Juara dunia kelas bulu (57,1 kg) versi badan tinju WBA, Chris John akan melakoni pertandingan ulang kontra Rocky Juarez di Los Angeles, AS, 27 April 2009. Untuk menghadapi duel ini, Si Naga akan berupaya untuk meningkatkan bobot pukulannya.

Pertemuan pertama Chris John dengan Juarez digelar di Toyota Center, Houston, AS, akhir Februari lalu. Meski banyak pengamat menilai Chris John menang, duel 12 ronde itu hanya berakhir draw.

Dalam wawancara yang dilakukan oleh tvOne, Minggu, 22 Maret 2009, Toni Priatna, asisten manajer Chris John mengungkap sedikit rahasia petinjunya. Menurutnya, ada dua hal yang akan yang akan dimatangkan oleh Chris John jelang duel nanti.

Pertama adalah menjaga kondisi fisik, sedangkan yang kedua adalah meningkatkan bobot pukulan. Selain itu, Toni mengaku manajer sekaligus pelatih Chris John, Craig Christian juga telah mengantongi kekurangan petinjunya dan Juarez.

""Sampai saat ini memang belum ada strategi khusus yang disiapkan untuk menghadapi Juarez. Namun yang paling dipersiapkan adalah fisik dan kekuatan pukulan. Craig juga sudah menganalisa kelemahan Chris John dan Juarez," kata Toni.

Bobot pukulan memang menjadi masalah Chris John selama ini. Petinju berusia 29 tahun itu jarang mengakhiri pertarungan dengan kemenangan KO. Dari 44 kali naik ring, Chris John hanya mampu memukul jatuh lawannya sebanyak 22 kali. Selebihnya hanya berakhir dengan kemenangan angka plus dua hasil draw.

Chris John rencananya akan kembali ke Australia awal April ini. Petinju
kelahiran Banjarnegara, 14 September 1979 itu akan menjalani latihan di sasana Herry's Gym Perth, Australia.

Ayah Arkhan Fikri: Indonesia U-23 Menang Tanpa Adu Penalti
Arsul Sani resmi dilantik sebagai Hakim Konstitusi MK

Hakim Arsul Sani Tak Boleh Gunakan Hak Putuskan Sengketa Pileg PPP

Hakim konstitusi Arsul Sani tetap mengikuti sidang pemeriksaan terkait perkara sengketa Pileg yang diajukan PPP atau PPP menjadi pihak terkait.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024