Indonesia Siapkan Laboratorium Anti-Doping di ITB

Menpora Imam Nahrawi
Sumber :

VIVA.co.id – Badan Anti-Doping Dunia (WADA) beberapa hari lalu mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Indonesia masuk menjadi salah satu negara yang dianggap tak serius dalam memberantas penggunaan doping dalam olahraga.

img_title Kemenpora Permudah Aturan Kongres Organisasi Pemuda dan Olahraga

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi memberi penjelasan. Menurutnya, penilaian WADA tersebut tidak secara menyeluruh sehingga pihaknya langsung berkirim surat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sudah menjelaskan ke WADA bahwa satu-satunya lembaga anti doping di Indonesia adalah LIDA. Selebihnya adalah lembaga yang tidak dapat dukungan dari pemerintah," ujar Imam kepada wartawan saat ditemui di Media Center Kemenpora, Rabu 26 Oktober 2016.

img_title Kejuaraan Aquabike Indonesia: Eks Menpora Dito Ariotedjo Naik Podium Ketiga

Efek yang merugikan setelah pernyataan WADA tersebut adalah Indonesia terancam kehilangan hak menjadi tuan rumah Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Imam pun berjanji, dalam waktu dekat Indonesia akan membuat sebuah laboratorium anti-doping di Institut Teknologi Bandung.

Namun, Imam masih mengaku masih menunggu dana untuk mendatangkan peralatan tes yang harganya tergolong mahal. Dia pun berharap jika semua sudah rampung, WADA mau membuat peraturannya menjadi lebih fleksibel.

img_title Erick Thohir Ungkap Perubahan Besar Sistem Pelatnas Indonesia Jelang Asian Games 2026

"Tolong ada standar yang lebih fleksibel di mana per tahun WADA mensyaratkan harus dilakukan tes anti-doping kepada 3000 atlet. Kalau kita tak ada momentum maka apa mungkin. Karena harga untuk melakukan tes itu mahal banget," ungkap Imam.

Presiden dan  para atlet peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5

Bonus Rp158 Miliar untuk Atlet Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2026 Siap Cair

Kemenpora menyiapkan bonus Rp158 miliar untuk 219 atlet dan pelatih peraih medali Asian Games serta Asian Para Games 2026. Berikut rincian penerimanya.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut