Manny Pacquiao Mau Ikut Olimpiade 2024 tapi Ditolak

Manny Pacquiao
Sumber :
  • SportNus

Filipina – Komite Olimpiade Internasional (IOC) menolak pengajuan keikutsertaan Manny Pacquiao di Olimpiade 2024 Paris. Merespons penolakan tersebut, Presiden Olimpiade Filipina (POC), Abraham Tolentino menyayangkan.

Timnas Indonesia U-23 Vs Uzbekistan, Sama-sama Bidik Sejarah Lolos Olimpiade

Karena menurut Tolentino, keikutsertaan Manny Pacquiao bisa menjadi pengukir sejarah bagi Filipina di ajang olahraga paling bergengsi di dunia tersebut.

“Sungguh disayangkan, ini bisa saja menjadi podium atau medali emas pertama bagi negara ini dari cabang olahraga tinju di Olimpiade,” kata Tolentino.

Erick Thohir : Satu Game Lagi Sudah Kunci ke Olimpiade, Kalau Dua Game Kita Juaranya

Petinju Manny Pacquiao maju sebagai capres Filipina

Photo :
  • Instagram @mannypacquiao

Filipina mengajukan permohonan khusus kepada IOC pada tahun lalu. Mereka meminta izin agar Pacquiao bisa ikut serta dalam Olimpiade 2024, terlepas dari adanya aturan batas usia 40 tahun.

Pertama dalam 36 Tahun Korsel Gagal Lolos Olimpiade, Rekor Dihancurkan Timnas Indonesia U-23!

Usia Pacquiao saat sudah 45 tahun, dan dia pensiun dari dunia tinju profesional pada 2021 lalu. Tapi karena punya rekam jejak bagus di dunia tinju, menurut Tolentino, kehadiran Pacquiao bisa memberi dampak luar biasa bagi Olimpiade 2024.

Tapi IOC memiliki penilaian berbeda sehingga memutuskan menolak. Menghadapi respons tersebut, Tolentino juga tak bisa berbuat banyak selain mematuhi.

“Pertandingan Pacquiao di Paris bisa menjadi sebuah ‘blockbuster tambahan’ di Olimpiade Paris, tapi kita harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh IOC,” ujar Tolentino.

Raksasa tinju Filipina, Manny Pacquiao

Photo :
  • Twitter Manny Paquiao

AFP yang coba menghubungi juru bicara Pacquiao masih belum membalas permintaan komentar.

Pacquiao, yang belum pernah berkompetisi di Olimpiade, mengatakan kepada AFP tahun lalu bahwa dia “belum terlalu tua” untuk menghadapi petinju yang lebih muda.

Filipina tahun lalu meminta kepada IOC untuk memberi “tempat universalitas” bagi Pacquiao.

Tempat universalitas diberikan kepada atlet dari negara-negara yang berjuang untuk mendapatkan slot di Olimpiade melalui jalur kualifikasi normal. (ant)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya