Logo BBC

Kisah Tiga Warga Inggris yang Lawan Tradisi Demi Memeluk Islam

Lady Evelyn menuliskan pengalamannya berkelana ke kawasan Muslim.-Image copyrightANGUS SLADEN
Lady Evelyn menuliskan pengalamannya berkelana ke kawasan Muslim.-Image copyrightANGUS SLADEN
Sumber :
  • bbc


Quilliam turut berperan pada pembangunan masjid di Woking, Inggris. - Getty Images

Lady Evelyn Cobbold

Bukan sesuatu yang umum melihat masyarakat kelas ekonomi atas tertarik pada Islam. Kalaupun ada, mereka biasanya terinspirasi pada agama ini setelah melancong ke negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

Berasal dari keluarga aristokrat, Lady Evelyn Murray yang lahir di Edinburgh, menghabiskan mayoritas masa kecilnya di Skotlandia dan Afrika utara.

"Di sana saya belajar bahasa Arab, kegemaran saya adalah melarikan diri dari pengasuh, lalu mengunjungi masjid bersama teman-teman Aljazair saya."

"Tanpa saya sadari, di hati nurani saya, saya adalah seorang Muslim muda," ujarnya.

Di daerah leluhurnya di kawasan Dunmore Park, Lady Evelyn pandai menguntit rusa dan memancing salmon.

Ayahnya yang seorang penjelajah, Earl of Dunmore ketujuh, kerap berpergian ke berbagai tempat, termasuk China dan Kanada. Ibunya, yang belakangan calon penerus Ratu Victoria, juga seorang penjelajah sejati.

Lady Evelyn mewarisi hasrat bertualang ayahnya. Di Kairo, Mesir, ia berjumpa dan menikah dengan John Cobbold, saudagar bir sekaligus pengelola klub sepakbola Ipwich Town.


Lady Evelyn disebut sebagai perempuan Inggris pertama yang menjalankan ibadah haji. - Getty Images

Tidak jelas kapan Lady Evelyn resmi menganut Islam. Benih beralih agama itu telah disemainya sejak perjalanan masa kecil, tapi keyakinannya semakin menguat setelah berjumpa pimpinan Katolik Roma.

"Saat Bapa Suci berbicara kepada saya, bertanya apakah saya memeluk Katolik, saya kaget, lalu menjawab bahwa saya seorang Muslim," tulis Lady Evelyn.