Logo ABC

Saat Tidur, Pria Afghanistan dan Anaknya Tewas oleh Tentara Australia

Bismillah Jan Azadi ditembak mati oleh tentara Australia saat sedang tidur bersama putranya Sadiquillah yang berumur 6 tahun.
Bismillah Jan Azadi ditembak mati oleh tentara Australia saat sedang tidur bersama putranya Sadiquillah yang berumur 6 tahun.
Sumber :
  • abc

Kesaksian dari sepupu Bismillah dan tetangganya Mohammad Masoom, menyebutkan dirinya menemukan Bismillah dan putranya itu "tewas di bawah selimut dengan lubang peluru dan mengeluarkan darah."

"Anak itu tewas terbaring di pelukan ayahnya. Luka di perutnya diplaster dengan jarum yang tertinggal di dadanya. Mungkin itu upaya mengobati dia," kata Masoom.

Dia menambahkan beberapa tentara asing kemudian menggeledah rumah keluarga tersebut.

ABC sendiri berhasil menemui putra Bismillah lainnya, Esmat Khan, di Desa Ala Balogh.

Menurut Esmat, ayah dan saudaranya sedang tidur di beranda ketika tentara gabungan Australia dan Afghanistan datang.

"Begitu datang, mereka langsung menembakinya. Mereka sama sekali tidak bertanya apa-apa," kata Esmat.

"Tubuhnya penuh dengan lubang tembakan. Mereka menembaki kepalanya, di bagian samping. Mereka membunuh saudaraku dengan cara seperti itu juga. Dia ditembak banyak kali," tuturnya.

Pada saat kejadian Esmat sendiri berada di dalam rumah, dan dilarang mendekati ayah dan adiknya di beranda sampai tentara Australia selesai menggeledah dan pergi dari sana.

"Ada bekas sepatu di pundak ayahku. Begitu juga di kepalanya," katanya kepada seorang wartawan Afghanistan yang bekerja untuk ABC.

Esmat membenarkan keterangan Mohammad Masoom, bahwa tampaknya ada upaya dari Australia untuk mengobati luka adiknya yang berusia enam tahun.

"Mereka memberinya perban dan suntikan. Mereka tidak membuang perban itu."