Logo ABC

Saat Tidur, Pria Afghanistan dan Anaknya Tewas oleh Tentara Australia

Bismillah Jan Azadi ditembak mati oleh tentara Australia saat sedang tidur bersama putranya Sadiquillah yang berumur 6 tahun.
Bismillah Jan Azadi ditembak mati oleh tentara Australia saat sedang tidur bersama putranya Sadiquillah yang berumur 6 tahun.
Sumber :
  • abc

Menurut Esmat, dia mendapati ada uang 1.500 dolar AS yang ditaruh pada mayat ayah dan adiknya itu. Dia menolak tudingan pasukan SAS bahwa ayahnya bersenjata.

"Dia hanya petani. Dia belum pernah melihat pistol. Dia sedang tidur pulas ketika ditembak mati," katanya.

Terbunuh sia-sia

Para prajurit SAS yang terlibat dalam serangan itu adalah bagian dari Satuan Tugas Operasi Khusus Angkatan Bersenjata yang sedang melakukan rotasi ke-20 di provinsi itu.

A woman in head scarf at her desk. Ketua Komnas HAM Afghanistan Shaharzad Akbar.

ABC News: Andrew Quilty

Esmat menceritakan bahwa dirinya kemudian bertemu seorang tentara Australia yang tidak ikut dalam serangan, untuk membahas pembunuhan ayah dan adiknya.

"Mereka mengakui, kami salah, maafkan kami. Saya jawab, bagaimana kami bisa memaafkanmu? Kenapa kalian tidak memikirkan ini sebelumnya?" ujarnya.

"Kami tidak memaafkan mereka," tegas Esmat.

Esmat menjelaskan bahwa komandan Taliban yang ditangkap dalam serangan itu, Mullah Sardar, justru tidak lama ditahan oleh pasukan Australia.

"Mullah Sardar dipenjara selama enam hingga tujuh bulan dan mereka membebaskannya lagi," kata Esmat.