Logo BBC

Cara Kaum Muda Indonesia Melawan Krisis Iklim

BBC Indonesia
BBC Indonesia
Sumber :
  • bbc

Ini salah satu dampak dari perubahan iklim, karena ketika suhu air laut itu semakin tinggi kemudian zooxanthella yang menempel di terumbu karang jadi tidak betah dan pergi sehingga menyebabkan terumbu karang itu berada di ujung kematian.

"Itu yang membuat kami jadi sadar bahwa bila kita amati lebih teliti lagi, pengaruh perubahan iklim itu sudah ada di sekitar kita," ujar Bella, yang kini bekerja di kantor suatu kementerian di Jakarta.

Rekannya, Putri Risa, juga berusia 22 tahun, menemukan bahwa perubahan iklim itu sudah mengganggu mata pencaharian penduduk sebagai nelayan.

Mereka selama ini memakai cara konvensional dengan melihat arah mata angin, hujan atau tidak, biasanya hal itu bisa mereka tentukan.

"Tapi akhir-akhir ini menurut masyarakat nelayan di sana, sekarang sudah tidak bisa ditentukan. Tadinya diperkirakan cuaca panas, tapi berubah jadi hujan badai. Itu merupakan salah satu dampak dari perubahan iklim yang dirasakan oleh masyarakat," ujar Putri, yang meraih gelar S-1 di jurusan biologi ITB.

Sejak itu, mereka yakin bahwa perubahan iklim sudah bukan lagi isu yang elitis, jauh mengawang-awang, namun sudah nampak di depan mata.

Walau di satu sisi dianggap sebagai fenomena alam, perubahan iklim ini diperparah oleh kegiatan antropogenik, atau aktivitas pencemaran yang dilakukan manusia. Penyebabnya manusia, tapi yang kena dampaknya adalah manusia juga.

Itu sebabnya Bella dan Putri bersama teman-teman mereka membentuk suatu kelompok bernama Pratisarabumi, yang dalam bahasa sansekerta berarti penjaga atau pelindung bumi.

https://www.instagram.com/p/CBDViK0BVwP/

Mereka aktif mengkampanyekan ancaman perubahan iklim dan bagaimana mengatasinya dengan membuat video-video edukatif yang diunggah ke media sosial.

"Mengingat sekarang semua orang bisa mengakses dan membuat konten media, maka menurut saya cara paling efektif adalah lewat media sosial, misalnya lewat Instagram, TikTok, Twitter dan lain-lain. Pesan yang disampaikan bisa sampai ke kaum muda," ujar Bella.

Salah satu video yang dibuat Bella dan Putri adalah merincikan bagaimana sampah di lautan membahayakan kehidupan alam dan juga rantai makanan.

Ini tak lepas dari bahaya penggunaan mikroplastik - yaitu plastik dengan partikel sangat kecil yang hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop, namun plastik ini dapat ditemukan di benda-benda seperti sabun mandi, deterjen, hingga pakaian.

"Dengan menggunakan sesuatu yang mengandung mikroplastik, kita mengirimkan jutaan partikel plastik ke lautan setiap tahun secara cuma-cuma - dan juga ke dalam rantai makanan kita sendiri," demikian pesan tayangan video itu.

Video yang mereka buat pun menyarankan bagaimana cara kita dapat mengurangi, menggunakan kembali dan juga mengolah kembali untuk tujuan meminimalkan sampah yang ada.

"Termasuk bagaimana cara kita dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan cara memakai tote bag dan membawa botol air minum sendiri," ujar Bella.