Logo ABC

Krisis COVID-19, Banyak Perempuan Indonesia Jadi Tulang Punggung

Yayuk Ernawati bekerja melipat kantong kresek setelah suaminya di-PHK saat pandemi.
Yayuk Ernawati bekerja melipat kantong kresek setelah suaminya di-PHK saat pandemi.
Sumber :
  • abc

Lukita, seorang warga di Jakarta memutuskan untuk bekerja di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, setelah melihat kondisi keuangan rumah tangga yang makin menipis.

Sampai suatu hari ia mengantarkan kerabatnya melamar pekerjaan sebagai pemijat di sebuah spa di kawasan Jakarta Selatan.

Ia kemudian meminta izin kepada suaminya agar diperbolehkan bekerja sebagai pemijat, meski awalnya suaminya tidak terlalu memperbolehkan, apalagi jika memegang badan lawan jenis.

"Kita sudah enggak punya duit, gimana kita harus bayar sekolah anak dan makan sehari-hari, puyeng," cerita Lukita saat minta izin kepada suaminya.

"Akhirnya saya menjadi pemijat karena dipaksa oleh keadaan," ujar Lukita yang akhirnya belajar memijat di spa tempat kerjanya yang khusus untuk perempuan.

Suami Lukita masih bekerja sebagai tukang ojek online, namun karena kondisi kesehatannya, Lukita mengatakan penghasilannya tidak bisa diandalkan.

Lukita Keluarga Semua diusahakan Lukita untuk menghidupi keluarganya, terutama kelima anaknya. (Supplied: Lukita)

Masih menyicil uang sekolah anak-anak