Logo BBC

Ribuan Pengungsi di Semeru Menanti Kepastian Relokasi

BBC Indonesia
BBC Indonesia
Sumber :
  • bbc

Di tengah penantian itu, Leni merasa beruntung. Ia beserta suami dan dua putrinya bisa menumpang di rumah salah seorang keluarga di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro--tidak jauh dari titik-titik pengungsian yang tersebar di area itu.

Di pekarangan terdapat barang-barang yang terlihat acak; sebuah sofa di tengah pohon-pohon pisang, sebuah ember besar, dan sepeda. Ada pula pakaian sehari-hari yang ditumpuk begitu saja di sebuah sudut rumah. Itu semua adalah sebagian harta benda yang bisa diselamatkan dari rumah mereka di Dusun Kamar Kajang.

Rumah tersebut telah mereka tinggali selama setidaknya 11 tahun. Tapi kini bangunan itu tidak hanya terendam lumpur vulkanik, tapi juga banjir akibat luapan Sungai Besuk Sat.

Lumpur membuat sungai itu menjadi dangkal dan menutup saluran-saluran drainase. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun hampir setiap hari akhirnya meluapkan air sungai dan merendam puluhan rumah.

Rumah korban Semeru
Rumah-rumah yang terendam lumpur vulkanik dan banjir luapan sungai Besuk Sat di Dusun Kamar Kajang, Kecamatan Candipuro. Salah satunya adalah rumah keluarga Agus Sutikno.

Jika bantuan logistik dan dana tetap mengalir, Leni yakin keluarganya bisa bertahan setidaknya satu sampai dua bulan ke depan.

"[Saya khawatir] kemungkinan bantuan dari donatur mungkin akan selesai pada bulan ini," kata Leni mengungkapkan kegelisahannya. "Relawan-relawan juga sudah pulang."

Suami Leni, Agus Sutikno, biasa berprofesi sebagai supir. Namun di tengah ketidakpastian saat ini, ia belum bisa kembali mencari nafkah. Ia berharap besar bisa melanjutkan hidupnya saat ia dan keluarga menempati rumah di lahan relokasi nanti.

Baca juga:

"Saya menerima direlokasi, karena mau bagaimana lagi. Saya menerima karena keadaan," kata Agus.

Kegelisahan keluarga Leni dan Agus juga dirasakan oleh banyak pengungsi Semeru lainnya. Berdasarkan data terkini BNPB, jumlah pengungsi mencapai 10.400 jiwa, dan tersebar di 406 titik pengungsian di tiga kecamatan di kabupaten Lumajang.

Relokasi: pendataan warga dan pembersihan lahan hampir selesai