Timnas Jerman Dicap Arogan Saat Melawan Azerbaijan

Bek Timnas Jerman, Mats Hummels
Sumber :
  • Zimbio.com

VIVA.co.id – Tim nasional Jerman sukses mempertahankan tren positifnya saat menang 4-1 atas Azerbaijan dalam pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa di Respublika Stadionu, Minggu 26 Maret 2017 malam WIB. Namun, ada sedikit kekecewaan dari laga itu.

img_title Borussia Dortmund Melangkah ke Final Liga Champions usai Tekuk PSG di Kandang

Bek timnas Jerman, Mats Hummels menilai, timnya bermain arogan di awal-awal pertandingan. Ketika itu, mereka sempat unggul 1-0, kemudian bermain tidak sebagaimana mestinya. Sampai akhirnya, tim tuan rumah mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bermain sedikit arogan, dan saya pikir itu bukanlah sesuatu yang baik," kata Hummels usai pertandingan, seperti dikutip dari Sportsmole.

img_title Nasib Rossoneri Suram, Ini 5 Fakta Menarik AC Milan Usai Dipermalukan Dortmund

(Baca juga: Jerman Lanjutkan Rekor 100 Persen di Kualifikasi)

"Kami membuat Azerbaijan menjadi lebih baik dua kali lipat dari mereka seharusnya," ujar pemain asal klub Bayern Munich tersebut.

img_title Circle Atlet Terseksi di Dunia Bukan Kaleng-kaleng, Ada Neymar hingga Anthony Joshua

Karena arogansi skuat asuhan Joachim Loew itulah, awal-awal pertandingan menjadi sulit bagi mereka. Padahal sinyal positif sudah tampak ketika Andre Schuerrle mampu membuka keunggulan di menit ke-19.

Beruntung, setelah kedudukan imbang, Der Panzer mampu mencetak dua gol lagi mealui Thomas Mueller pada menit 36, dan sembilan menit berselang gilira Mario Gomez yang unjuk ketajaman. Hasil ini membuat mereka menjadi raja di Grup C dengan rekor sempurna. (mus)

Ilustrasi penikaman.(istimewa/VIVA)

Sadis, Pemain Timnas Azerbaijan Ditikam di Kota Ganja

Dunia sepak bola Azerbaijan dikejutkan oleh insiden kekerasan yang menimpa salah satu pemain Kapaz. Seorang pesepak bola klub asal Azerbaijan itu menjadi korban penikaman

img_title
VIVA.co.id
3 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut