Teknologi Ini Bisa Mantau Energi Dalam Tubuh

Ilustrasi stres.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA Tekno – Olahraga penting untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan, dan dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan tingkat energi.

img_title Porprov VII Banten 2026 Pecahkan Rekor, 60 Cabor Siap Dipertandingkan

Untuk itu, Garmin mengembangkan Body Battery, teknologi pemantauan energi dalam tubuh sepanjang waktu melalui perangkat smartwatch atau jam tangan pintar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fitur ini bekerja dengan terus menganalisis kombinasi detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), dan data pergerakan selama pengguna memakai perangkat.

img_title Tantangan Ekstrem Menanti Rider di Seri Final Ultimate Downhill 2026

Body Battery menggunakan informasi ini untuk memberikan perkiraan secara real-time mengenai berapa banyak energi yang tersedia dalam tubuh.

Fitur ini tersedia hampir di semua perangkat Garmin, termasuk Venu Sq 2, Venu 2S, Venu 2 Plus, Lily Classic, Instinct 2S, dan Instinct 2.

img_title 3 HP AMOLED Layar Lengkung Bekas untuk Nonton dan Gaming, Fitur Lama Ini Masih Punya Nilai

Menurut Direktur Garmin untuk Asia Tenggara Sky Chen, tingkat energi dalam tubuh setiap orang selalu berfluktuasi sepanjang hari. Kondisi tersebut disebabkan oleh banyak hal, seperti padatnya aktivitas, tingkat stres, hingga kualitas tidur.

"Body Battery dirancang untuk membantu pengguna memahami tingkat energi dengan lebih baik. Jadi pengguna bisa membuat keputusan tepat mengenai kapan harus berolahraga, bersantai, atau bahkan istirahat penuh," kata dia, dalam siaran pers, Senin, 11 September 2023.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan orang dewasa melakukan aktivitas aerobik sedang minimal 150 menit dalam satu minggu atau rata-rata 30 menit setiap hari untuk mengurangi stres.

Menurut WHO, masyarakat bisa mulai dengan olahraga ringan seperti berjalan, jogging, berenang, juga latihan ringan di rumah menggunakan bantuan barbel atau sofa. Saat sedang stres, tubuh biasanya akan menunjukkan tanda-tanda, seperti mudah marah, berkeringat berlebihan atau panik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meski terkadang, ada kondisi di mana tubuh tidak memunculkan tanda-tanda tengah mengalami stres. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara mengelola stres yang baik dan benar," jelas dia.

Ilustrasi lari

Mau Ikut Ajang Lari Seperti Jakarta Running Festival? Ini Hal yang Perlu Disiapkan Selain Stamina

Salah satu agenda yang menyedot perhatian pelari adalah Jakarta Running Festival (JRF) 2026, yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di Gelora Bung Karno (GBK).

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut