SOROT 486

Kotak Kaca Penyambung Nyawa

Inkubator Rumahan Gratis ala Prof. Raldi
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Terlepas itu, Profesor Raldi kini telah menyelamatkan sedikitnya 2.000 bayi di Indonesia lewat inkubator gratis. Memang, dia mengakui tidak memiliki keterkaitan dengan pemerintah.

img_title Curhat Arumi Bachsin Besarkan Anak yang Lahir Prematur: Penuh Tantangan dan Emosi!

Ia memastikan bahwa yang dijalankannya saat ini seluruhnya murni swadaya dan terbangun dari keinginan untuk berbagai kebaikan kepada sesama tanpa pamrih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagi pula, apa yang kini dibangunnya bukanlah bertujuan untuk berbisnis dan meraup untung. Berbicara paten, memang perlu, namun itu jauh tak berguna bagi orang yang tidak mampu dan membutuhkan pertolongan inkubator gratis.

img_title Innalillahi! Perempuan di Sragen Melahirkan saat Latihan Silat, Bayinya Meninggal

"Paten itu hanya untuk orang-orang kelas atas saja. Orang bawah mana ada yang menanyakan itu? Kita punya knowledge (pengetahuan membuat inkubator), berkewajiban memberikan pengetahuan kepada mereka," ujar Raldi. (art)

Baca Juga

img_title RSCM Luncurkan Breast Milk & Enteral Nutrition Center, “Jembatan” Kehidupan Bagi Bayi Prematur

Meniti Jalan Pedang

Bayi Prematur dalam Angka

Ilustrasi kehamilan.

Jangan Diabaikan, Ini Faktor Risiko Bayi Lahir Prematur

Angka kelahiran bayi prematur di Indonesia sendiri cukup tinggi. Berdasarkan data nasional angka  kelahiran prematur di Indonesia mencapai 10 persen dari jumlah kelahiran

img_title
VIVA.co.id
9 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut