Ancaman di Jalur Maut

Sorot Jalur Mudik - Arus lalu lintas di pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit)
Sorot Jalur Mudik - Arus lalu lintas di pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

VIVA – Mudik menjadi keharusan bagi sebagian warga Jakarta dan kota besar lain di Indonesia menjelang Lebaran. Tidak afdol jika tidak menjejakkan kaki di kampung halaman saat Lebaran. Macet dan jauhnya perjalanan tak jadi penghalang. Yang penting hati senang.

Namun mudik tak hanya menebar kebahagiaan, duka kerap kali menyelip. Sejumlah kecelakaan, terutama di jalur-jalur tengkorak, tidak sedikit memakan korban jiwa.

Data 2017, sepanjang mudik Lebaran, ribuan kecelakaan terjadi. Dari 2.441 kasus, 586 jiwa melayang.  Terbanyak tabrakan antarsepeda motor. Angka ini memang termasuk kecil dibandingkan data 2016 yang mencapai 3.638 kasus. Meski begitu, maut masih mengancam jika pengendara tidak waspada. Utamanya di sepanjang selatan dan utara Pulau Jawa, seperti jalan sejauh 116 kilometer di tol Cipali dan Cipularang.

Kontur jalan yang lurus dan tak banyak gelombang membuat pengendara yang akan melewati jalur ini perlu meningkatkan konsentrasi dalam mengemudi jika tidak ingin terlelap.

"Untuk antisipasi, menjelang operasi ketupat Lodaya 2018, kami memiliki titik rawan kecelakaan, yaitu KM 90/100 tol Cipularang. Karena klasifikasi tol memiliki variasi tanjakan dan belokan. Maka berdasarkan survei, itu adalah jalur rawan kecelakaan," kata Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Rizky Adi Saputro kepada VIVA.

Sorot Jalur Mudik -  Kecelakan beruntun di Tol Cipularang KM 91 arah Bandung

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang