- VIVA/Yasir
Pangeran Mangkubumi diangkat sebagai Sultan dengan gelar Sultan Hamengkubuwana I dan berkuasa atas setengah daerah Kerajaan Mataram. Sementara itu Sunan Pakubuwana III tetap berkuasa atas setengah daerah lainnya dengan nama baru Kasunanan Surakarta, dan daerah pesisir tetap dikuasai VOC.
Sebagai kerajaan Islam yang masih berdiri sampai saat ini, selain dalam bentuk keraton, Kasunanan Surakarta juga memiliki sejumlah peninggalan sejarah yaitu Masjid Agung Keraton Solo, yang telah ada sejak masa Pakubuwana II. Peninggalan lainnya madrasah Mambaul Ulum yang dibangun tahun 1905 pada masa Pakubuwana X.
Tafsir Anom Keraton Kasunanan Surakarta, KRT Pujo Dipuro, mengatakan, Mambaul Ulum merupakan peninggalan yang monumental dalam pengembangan Islam di Keraton Kasunanan Surakarta. Alasannya, terkait infrastruktur yang sistematis karena madrasah ini menjadi kaderisasi ulama pada masa pemerintahan keraton dulu.
"Selain membangun madrasah pada 1905, PB X juga membangun basis-basis ulama di berbagai daerah. Seperti halnya Kyai Idris di Jamsaren yang membangun pesantrennya. Sedangkan lembaga madrasahnya di Mambaul Ulum," ujarnya kepada VIVA, belum lama ini.
Bangunan Mambaul Ulum di Surakarta. (VIVA/Fajar Sodiq)
Hanya saja fungsi madrasah Mambaul Ulum yang memiliki luas 2.028 meter persegi, kemudian berubah seiring dengan masa peralihan bergabungnya Keraton Kasunanan Surakarta kepada Republik Indonesia. Setelah itu madrasah itu pun langsung diambil alih Kementerian Agama untuk dijadikan sekolah Pendidikan Guru Agama.
"Secara kualitas pengelolaan Mambaul Ulum dari masa kejayaan keraton dibandingkan dengan saat ini terjun bebas. Ini menjadi keprihatinan kita, umat Islam kehilangan rohnya di sini," kata dia.
Setelah itu, perubahan kembali terjadi di Mambau Ulum. Setelah tidak digunakan sebagai PGA, bangunan tersebut digunakan menjadi boarding school putri MAN 2 Surakarta. Setiap harinya bangunan tersebut selain berfungsi untuk sekolah juga untuk asrama para siswi dari berbagai daerah di Indonesia.
"Digunakan sebagai boarding school MAN itu beberapa tahun terakhir ini," katanya.
Sementara itu, Kesultanan Ngayogyakarta yang saat ini dipimpin Sri Sultan HB X memiliki sejumlah warisan sejarah yang menunjukkan bagian penting dalam penyebarluasan agama Islam di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Mulai dari peninggalan bangunan dan tradisi dari keraton Yogyakarta yang erat dengan agama Islam.