- tvOne
Negara terakhir yang mengonfirmasi adalah India, Filipina, dan Italia. Negara lain yang sudah lebih dulu mengonfirmasi adalah Uni Emirat Arab (UEA), Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Australia, Singapura, Amerika Serikat, Nepal, Kamboja, Kanada, Perancis, Sri Lanka, Vietnam, Jerman, dan Finlandia. Menurut Reuters, setiap negara yang mengonfirmasi melaporkan ada antara dua hingga lima kasus.
Staf medis militer China dikerahkan atasi penyebaran virus corona
Masing-masing negara melakukan cara yang berbeda untuk mengatasi penyebaran virus. Jepang sudah berhasil mengevakuasi 206 warganya dari Wuhan. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan pada bahwa warga negara Jepang yang berharap bisa pulang ke Tanah Air berjumlah 650 orang dan pemerintah sedang menyiapkan penerbangan tambahan.
Sejumlah tenaga medis ikut serta dalam proses evakuasi. Namun Jepang tidak memberlakukan karantina pada warganya yang sudah berhasil dievakuasi. Mereka hanya diminta mengisi formulir berisi data medis.
Jerman juga memilih mengevakuasi warga mereka yang berada di Wuhan. Saat ini warga Jerman yang terpapar virus corona mencapai lima orang. Mereka yang dievakuasi diperkirakan tiba pada 1 Februari dan langsung di karantina selama 14 hari. Seluruh orang yang terlibat dalam proses evakuasi akan menjalani karantina yang sama. Pemerintah Jerman juga mengirimkan 10.000 baju medis untuk China.
Pemerintah Amerika Serikat juga melakukan upaya yang sama. Dikutip dari Global Times, pemerintah AS sudah berhasil mengevakuasi 200 dari 1000 warga AS yang ada Wuhan. Selain AS, Korea Selatan juga mulai bersiap untuk melakukan evakuasi warga mereka dari Wuhan, dan provinsi Hobei.
Pemerintah Indonesia juga bersiap melakukan evakuasi bagi warga Indonesia di Wuhan. Presiden Jokowi sudah memerintahkan agar proses evakuasi segera dilakukan. Jokowi juga mengatakan evakuasi adalah langkah yang tepat. Jokowi juga memastikan tim evakuasi juga akan berangkat dalam waktu kurang dari 24 jam, terhitung dari Jumat malam, 31 Januari 2020. Warga Indonesia yang dievakuasi akan diangkut menggunakan pesawat berbadan besar.
"Saat ini tim pendahulu telah memasuki Provinsi Hubei dan melakukan persiapan di sejumlah titik. Kita pun sudah menerima clearence pendaratan dan pergerakan pesawat untuk evakuasi WNI dari provinsi itu," demikian disampaikan kepala negara melalui akun Twitternya.