SOROT 414

Bangkit dari Sakit

Pemerintah Daerah DKI Jakarta mengambil alih PPD. Foto: ANTARA/M Agung Rajasa
Sumber :
  • ANTARA/M Agung Rajasa

Berdasarkan data Perum PPD yang berhasil dihimpun VIVA.co.id, hingga saat ini PPD telah memiliki 680 bus. Dari jumlah itu 400 bus yang juga milik Kemenhub dioperasikan oleh Perum PPD sebagai bus TransJakarta. Bus tersebut diawaki kurang lebih sebanyak 600 orang dan akan terus bertambah hingga semester II 2016.

img_title Kabar Gembira, Kini Kartu Multi Trip KRL Bisa untuk Bus Kota

Sigit mengungkapkan, untuk mendukung pengoperasian bus tersebut Pemprov DKI Jakarta juga telah memberikan public service obligation (PSO) tahun ini yang nilainya Rp1,6 triliun. Dana tersebut tahun depan akan terus ditingkatkan menjadi Rp3,2 triliun untuk memberikan layanan maksimal dan mendukung perpindahan para pengendara kendaraan pribadi ke angkutan umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekspansi PPD

img_title TransJakarta Siap Hadirkan Bus Listrik, Apakah Maxvel?

Pande mengatakan, selain dipercaya bergabung dengan TransJakarta, PPD juga memiliki rencana untuk mengembangkan bisnis lainnya, yaitu membentuk beberapa strategy business unit (SBU) seperti pengembangan bus pariwisata atau superlux.

Selain itu, Perum PPD juga memiliki impian besar  untuk memiliki bisnis pemeliharaan bus, tak hanya bus milik PPD, melainkan ekspansi kepada kendaran-kendaraan operasional milik Kementerian/Lembaga, sekaligus memanfaatkan aset yang telah dimiliki cukup besar.

img_title Mau Layanan Gratis TransJakarta Pakai TJ Card, Ini Syaratnya

"Banyak yang bisa dimanfaatkan oleh Perum PPD yaitu pemanfaatan aset yang dimiliki, bahkan juga bisnis periklanan yang bisa dipasang di 680 bus PPD. Dan dari berbagai macam kegiatan tersebut untuk tahun ini Perum PPD memasang target laba mencapai Rp19,7 miliar," ujarnya.

Penumpang memasuki bus Transjakarta di halte bus Jalan Ahmad Yani, Bekasi

PT TransJakarta yang sedang kekurangan bus pada 2015 menggandeng PPD untuk menjadi operator TransJakarta di sejumlah koridor busway. Foto: ANTARA/Risky Andrianto

Role Model

Direktur Utama TransJakarta, Budi Kaliwono mengatakan, pola kerja sama yang dilakukan pihaknya dengan Perum PPD bisa menjadi role model bisnis. Sebab, kedua perusahaan memang saling membutuhkan satu sama lain, di mana PPD memiliki armada dan TransJakarta membutuhkannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, TransJakarta juga melihat ada peluang yang bisa dimanfaatkan dari kerja sama itu, yakni membantu Perum PPD membiayai seluruh operasional. Sebab, dengan adanya 600 bus tapi tak memiliki pendanaan tentu menyulitkan, terlebih PPD sedang dalam masa pemulihan dari krisis.

"Bayangkan dari 600 bus itu, untuk bayar sopir yang gajinya sekitar lima juta perbulan mereka (PPD) butuh dana Rp3 miliar per bulan, belum lagi solar Rp5 miliar, tentu ini  akan memberatkan. Jadi kerja sama ini yang kami pertimbangkan," ujarnya kepada VIVA.co.id, Kamis, 15 September 2016.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut