SOROT 427

Melawan Hoax

Ilustrasi/Kabar hoax
Sumber :
  • PeopleOnline

VIVA.co.id – Ajang Pemilihan Kepada Daerah di DKI Jakarta yang gelarannya dimulai sejak pertengahan 2016 membuat panas jagat maya. Ujaran penuh kebencian, bahkan mengarah ke informasi palsu alias hoax, di timeline-timeline media sosial berseliweran setiap saat.

img_title Diperiksa soal Dugaan Makar, Saiful Mujani: Buktinya Ada di Kepala Semua

Inilah yang membuat Nuri, 38 tahun, geram bukan kepalang. Sedikitnya selama ajang pilkada yang gempitanya nyaris menyamai pemilihan presiden ini, ia telah meng-unfriend tujuh teman Facebook-nya. "Gerah saya bacanya," tutur karyawan swasta produk minuman kemasan itu kepada VIVA.co.id.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kawan yang ditendang dari pertemanannya di Facebook adalah kawan masa kecilnya di sekolah dasar. Nuri menilai postingan kawannya yang cukup melek pendidikan ini sudah sangat keterlaluan, dan penuh kebencian terhadap salah satu kandidat gubernur Jakarta.

img_title Menteri Pigai: Pernyataan Saiful Mujani soal Ajakan Makar Tidak Dijamin Konstitusi Berpendapat

Puncaknya saat sang kawan menyebarkan gambar sang kandidat tengah bersantap bersama pimpinan polisi. Postingan itu memuat botol minuman Equil yang dishare sebagai minuman keras.

"Ini sudah keterlaluan. Padahal di media massa sudah dijelaskan bahwa itu adalah minuman biasa," katanya. Nuri mengaku tidak terlalu fanatik pada satu calon, ia juga tidak terlalu membenci calon tertentu. Hanya saja ia tidak tahan dengan postingan-postingan berbau fitnah yang menghiasi timeline akun media sosialnya.

img_title Ucapan Saiful Mujani Berujung 2 Laporan Polisi di Polda Metro

Nuri tidak sendirian, sejumlah pengguna media sosial juga melakukan hal yang sama. Mimi, 45 tahun, yang aktif di Facebook juga meng-unfriend salah satu kawannya yang dianggap terlalu kasar menghina pendukung calon tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika diingatkan, ia malah menantang yang berkomentar untuk meng-unfriendnya," kata karyawan swasta ini. Sepanjang memiliki akun Facebook, Mimi mengaku baru kali ini ia memutuskan pertemanan di media sosial itu.

Munculnya berita-berita berbau fitnah atau palsu yang sengaja diproduksi pihak-pihak tertentu di dunia maya membuat pengelola Facebook yang penggunanya di Indonesia duduk di peringkat empat dunia, tidak tinggal diam. Data hingga kuartal IV 2015, jumlah pengguna Facebook di Indonesia tercatat 82 juta, dan angka ini kemungkinan terus membengkak. Sementara pengguna Twitter di tanah air sampai akhir tahun lalu tercatat 50 juta orang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut