SOROT 456

Berawal dari 'Si Kijang'

Mobil Toyota Kijang generasi ketiga dipajang di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang berada di Karawang, Jawa Barat
Sumber :
  • VIVA.co.id/Purna Karyanto

Selanjutnya, Tantangan Model Baru

img_title Mobil Keluarga dengan Kabin Luas Makin Mendominasi GIIAS 2026

Tantangan Model Baru

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan, wujud MPV terus mengalami transformasi. Kini deretan MPV di Indonesia dihiasi dengan model-model dari Avanza, Xenia, Mobilio, APV, Ertiga, dan lainnya. Meski sesak, tetap saja masing-masing dari mereka memberi kontribusi positif bagi jenama yang diusungnya.

img_title Fitur Mobil Keluarga yang Sering Diremehkan, Padahal Dipakai Setiap Hari

Toyota adalah merek yang paling banyak menjual mobil keluarga. Melihat data Gaikindo per 2016, dari 388.204 unit penjualan mereka sepanjang tahun itu, sebanyak 249.253 unit disumbang dari model MPV segala level Toyota.

Avanza menjadi mobil level low MPV yang merajai segmen ini dengan total penjualan 131.842 unit, disusul mobil medium MPV Innova dengan penjualan 59.881 unit. Calya sebagai mobil kategori entry level MPV juga membukukan penjualan cukup tinggi sebanyak 41.543 unit. 

img_title Isi Baterai Lebih Cepat dari Ponsel, XPeng X9 Siap Guncang Pasar Mobil Keluarga

sorot mobil - Mobil Toyota Buatan Indonesia siap di Eksport ke Luar Negeri

Petugas memeriksa mobil sedan pabrikan Toyota yang akan di ekspor ke sejumlah negara saat tiba di Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Total penjualan sedan Toyota hanya 5.930 unit. Namun, penjualan SUV Toyota tercatat cukup tinggi yakni 51.583 unit, sedangkan hatchback Toyota terjual 66.819 unit dengan kontribusi terbesar dari Agya dengan penjualan 48.189 unit. 

Menurut Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, besarnya penjualan mobil keluarga di Indonesia juga berdampak positif bagi perekonomian. Mulai dari industri suku cadang, ban, rental, hingga tukang tambal ban.

"Dikarenakan volume kendaraan bermotor jenis ini besar, maka pemakaian komponen lokalnya pun sangat tinggi, ada yang sudah 80 persen. Dampaknya sangat bagus bagi industri komponen, investasi masuk, lapangan kerja bertambah, dan lain sebagainya," kata Jongkie.

MPV diprediksi masih akan jadi favorit masyarakat Indonesia. Apalagi kini sudah banyak jenama yang menawarkan model-model berharga terjangkau. Selain Wuling, terbaru ada pula rencana Mitsubishi yang bakal hadirkan XM Concept versi produksi pada tahun ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga yang ditawarkan juga dijanjikan kompetitif dengan para rival-rival yang sudah lebih dulu mencari peruntungan.

"Kendaraan bermotor ini masih akan jadi favorit. Jika pendapatan per kapita kita meningkat (sekarang U$3.600), maka jenis MPV yang lebih lux (mahal) yang akan laku, sesuai dengan daya beli masyarakat," tuturnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut