- VIVA.co.id/ Eko Priliawito
Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji mencatat pertumbuhan bisnis travel umrah setiap tahunnya sangat pesat. Dalam tiga tahun terakhir saja, penambahannya mencapai 150 perusahaan.Â
"Itu total perusahaan yang sudah mengantongi izin dari Kementerian Agama. Perkiraan saya, itu (pertumbuhan travel umrah) antara 100 sampai 150 travel per tahun," kata Muharom.
Selain itu, penting membenahi aturan main biaya umrah, dengan memberlakukan batas harga untuk ibadah umrah. Harga ideal yang dipatok minimal Rp22 juta per orang bagi jemaah berangkat ke Baitullah. Patokan harga ini, agar menekan promo umrah murah yang makin berseliweran.
"Pemerintah harus menetapkan biaya termurah sekitar Rp22 juta," ujar anggota Komisi VIII DPR, Maman Imanulhaq kepada VIVA.co.id, beberapa waktu lalu.
Batas harga termurah untuk berangkat umrah juga dikatakan Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Joko Asmoro. Biaya lumrah untuk harga setiap orang untuk pergi umrah idealnya minimal US$1.700, atau Rp22-23juta.
Sekadar perbandingan, untuk biaya tiket pesawat untuk pulang pergi saja sudah di kisaran U$$1.000. Angka ini belum termasuk biaya hotel dan keperluan lain selama umrah.Â
"Idealnya yang bagus ada penetapan harga minimal untuk berangkat umrah," kata Joko.
Selanjutnya, Bisnis Menggiurkan
Bisnis MenggiurkanÂ
Di luar itu, harus diakui bahwa bisnis biro perjalanan umrah di Indonesia ini sangat menggiurkan. Faktanya, mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam dan masa tunggu haji yang lama memberikan peluang untuk banyak orang berangkat umrah. Di samping itu, meningkatkan kesadaran muslim di RI untuk ibadah ke Tanah Suci.
Bagaimana pun kata Muharom, dalam haji dan umrah ini, perusahaan biro perjalanan akan mengemasnya agar bisa menguntungkan perusahaan. Meskipun ada juga yang mengemasnya menjadi sangat dominan dalam aspek bisnis semata.Â
Bahkan, cenderung menjadikan jemaah sebagai objek bisnis, dengan menarik dana setoran dulu, dikelola dan lain sebagainya.Â
Karena sebenarnya, dalam perjalanan umrah tidak ada alasan pemberangkatan yang ditunda. Sepanjang mendaftar di musim umrah, maka jemaah yang mendaftar pekan ini, bisa diberangkatkan pada pekan berikutnya.