- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Di 2012 pula, Nissan sempat mencoba peruntungan dengan memboyong model global dan dijual di Indonesia, Evalia, untuk menggerogoti pasar mobil keluarga. Tetapi di tahun pertamanya saja, mobil itu hanya mampu terjual 10.691 unit. Di tahun berikutnya melorot 5.934 unit, dan terus menyusut hingga tak ada kabar selanjutnya.
Nissan juga sebelumnya menghadirkan Grand Livina, Small MPV pertama yang mengusung cita rasa sedan. Tetapi sepanjang 10 tahun kehadirannya, tumpul. Total hanya 216 ribuan unit yang terjual. Dan saat ini penjualan Grand Livina kurang menggembirakan. "Kalau untuk penjualan Livina di 2017 ini fluktuatif, rata-rata 800-an per bulan, dari 25 ribu unit (penjualan MPV nasional), Livina hanya menjual ratusan unit," kata Genaral Manajer Marketing dan Strategi Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin.
![]()
Chevrolet Spin saat dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 di Jakarta. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)Â
Paling sial dialami Chevrolet Spin yang sempat gembar-gembor siap mengkudeta Avanza dalam waktu singkat. Saat kali pertama kemunculannya pada 2013, mobil itu mampu terjual di atas 10 ribu unit. Tapi setelahnya melempem hingga semaput, dan memilih menutup pabriknya di Bekasi, pada awal 2015.
Honda masuk dalam daftar merek yang pernah menskenariokan pembunuhan Avanza. Pada 2014 Honda merilis Mobilio. Produk ini juga sempat membuat gempar publik di Tanah Air. Bahkan di tahun pertama kemunculannya, Mobilio mencatat angka penjualan 79 ribuan unit. Namun di tahun kedua, menurun menjadi 42 ribuan unit, dan di tahun ketiga menjadi 39 ribuan unit. Dalam dua tahun terakhir, Mobilio redup dan tak mampu klimaks.
"Kami akan perkuat jaringan, kemudian bikin mobil dengan mesin yang lebih bagus supaya efisien bahan bakar, emisi rendah, dan power besar," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy.
Selanjutnya, Segmen Seksi
Segmen Seksi
Misi banyak produsen otomotif membunuh Avanza tentu melahirkan pertanyaan sendiri, sedemikian seksikah pasar yang dikuasainya hingga semua ngotot ingin berkuasa?
Melihat fakta, ternyata memang benar adanya. Mobil keluarga selalu dilirik karena menjadi selera jamak yang telah lama dinikmati masyarakat dalam negeri. Volume penjualan jenis low MPV mencapai 310 ribuan unit, atau lebih dari 40 persen dari total pangsa pasar otomotif nasional yang ada saat ini.