- ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra
Komunitas orang keturunan Somalia di Minnesota yang menolak vaksin memang terus meningkat. Alasannya vaksin bisa menyebabkan autisme pada buah hati mereka. Padahal penelitian telah membuktikan, tak ada efek samping vaksin Measles, Mumps, and Rubella (MMR), seperti autisme pada anak.
Dikutip dari Vox, Negeri Paman Sam sudah sejak 1960-an dilanda kengerian wabah campak. Kala itu muncul 4 juta kasus wabah campak. Drai jumlah ini sebanyak 48 ribu dirawat inap dan 500 kematian akibat campak terjadi tiap tahun. Wabah ini mendorong pemerintah AS mengeluarkan vaksin pada 1963.
Pada 2000, AS telah menyatakan virus campak bisa dihilangkan. Warga banyak diimunisasi sehingga wabah dan kematian ini pada awal milenium jarang terjadi.
![]()
Petugas kesehatan sedang menunjukkan vaksin campak dan BCG. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Satu dekade berjalan, wabah campak melanda Texas. Kala itu seorang pastur mengajak anak-anak untuk melawan vaksinasi. Pada 2014, pejabat AS mencatat ada lebih dari 664 kasus campak terjadi di 27 negara bagian AS.
Ini merupakan wabah besar dalam dua dekade terakhir. Mewabahnya kembali campak di AS ini dikaitkan dengan eksistensi kelompok antivaksin, salah satunya komunitas Amish, kelompok orang antimodernitas di Ohio.
Setahun kemudian, pemerintah AS juga dibuat pusing dengan munculnya kembali wabah campak hingga hampir 150 kasus. Wabah yang berasal dari Disneyland di California ini juga terkait masyarakat yang menolak vaksin.
Meningkatnya wabah campak ini mengkhawatirkan para orangtua dan sekolah di California. Orangtua takut anak mereka terjangkit campak dari anak-anak yang tak mendapat vaksinasi di sekolah. Sementara sekolah mengambil langkah pencegahan penyebaran wabah, yakni merumahkan anak-anak yang menolak divaksin.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan ada kaitan antara meningkatnya wabah campak dengan gerakan antivaksin. CDC menunjukkan pada 2014, 79 persen kasus campak di Negeri Paman Sam melibatkan orang tak yang mau divaksin, dengan beragam alasan.
Beberapa alasan dari orangtua di AS yang menolak vaksin yakni berlandaskan pada pandangan pribadi yang prinsip dan keyakinan agama. Hanya orangtua di negara bagian  Mississippi dan West Virginia yang dilarang menolak vaksin dengan klaim pengecualian filosofis atau agama. Negara bagian Colorado, termasuk yang paling buruk vaksinasinya, mencapai 82 persen. Orangtua di negara bagian ini menolak vaksin dengan alasan yang filosofis.