- ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra
Menyadari adanya ketakutan tak berdasar atas dampak vaksin, pemerintah Italia mengambil strategi baru. Pemerintah memberi informasi dan edukasi tentang pentingnya vaksin dengan fokus media sosial.
Director General for Preventive Health Kementerian Kesehatan Italia, Ranieri Guerra mengakui strategi baru itu ditempuh, lantaran komunikasi konvensional tak berjalan optimal.
"Saluran komunikasi kelembagaan yang biasa tak berjalan. Nilai imunisasi perlu dikomunikasikan dalam bahasa yang mudah dipahami orangtua yang lebih muda. Sebab di situlah banyak keraguan terbesar saat ini," ujarnya dikutip The Guardian.
Guerra menuturkan, melalui media sosial pemerintah akan menyediakan informasi yang sesuai dengan kebutuhan dan pilihan yang tepat untuk diakses orangtua. Cara ini menurutnya lebih baik, agar mereka tidak mengakses informasi sampah yang terpublikasi di internet.
Selain itu, Italia juga mencari cara untuk mengadili para dokter yang aktif mengampanyekan orang tua agar menolak vaksin. Dalam kacamata pemerintah, dokter nakal itu sudah termasuk pidana. "Itu tak bisa diterima dan ini nyaris menjadi sebuah kejahatan," kata Guerra.
Cara lainnya, anak yang tidak divaksin dilarang untuk datang ke sekolah, sebab akan berpotensi menularkan penyakit jika memang terkena campak. Pemerintah juga mewajibkan syarat bukti vaksin saat orangtua mendaftarkan anak mereka ke PAUD.
Cara Prancis
Membuka tahun 2017, Perancis khawatir dengan munculnya wabah campak. Dalam dua bulan pertama 2017, dilaporkan ada 79 kasus campak di Negeri Mode tersebut.
Menurut European Centre for Disease Prevention and Control, dikutip dari Independent, wabah campak masuk ke Perancis karena adanya 50 kasus campak di wilayah timur laut Lorraine.
Riwayat wabah campak di Perancis sudah melanda beberapa tahun sebelumnya. Data pejabat Perancis menunjukkan, antara awal 2008 sampai akhir 2016, lebih dari 24 ribu kasus campak terjadi di negeri tersebut. Dari 24 ribu kasus itu, sekitar 1.500 kasus punya komplikasi serius dan 10 korban meninggal.
![]()
Menara Eiffel dan pemandangan kota Paris, Perancis. (REUTERS/Charles Platiau)
Melihat wabah mematikan yang pecah pada 2017, Perdana Menteri Perancis, Edouard Phillippe pun murka. Dia tak terima anak-anak Perancis menderita campak dan menginginkan penyakit itu musnah dari negerinya. Maka Phillippe mewajibkan agar semua orangtua di Perancis wajib untuk memvaksin buah hati mereka pada 2018.