Calon Kapolri Komjen Listyo Bicara soal Pelayanan SIM dan STNK

Surat Izin Mengemudi.
Sumber :
  • VIVA.co.id

VIVA – Komisi III DPR RI secara mufakat menyetujui pengangkatan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Pol Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun.

img_title Beda SIM Digital dan SIM Fisik, Pengendara Masih Wajib Bawa Kartu?

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery saat memimpin jalannya uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Senayan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR RI secara mufakat menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal Polisi Idham Azis dan menyetujui pengangkatan Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari laman resmi DPR, Rabu 20 Januari 2021.

img_title Bukan Cuma Soal Keterampilan, Ini Alasan Ada Batas Usia untuk Punya SIM

Saat menjalani fit and proper test di hadapan anggota dewan, Sigit diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan. Salah satunya datang dari Fraksi Golkar, Supriansa, yang bertanya tentang penerimaan negara bukan pajak alias PNBP, yang ada di lingkup Polri sesuai Peraturan Pemerintah nomor 76 tahun 2020.

“Menurut data yang ada pada kami kurang lebih ada 31 jenis yang ada di wilayah Polri. Memasuki era 4.0, bagaimana kira-kira saudara mentransformasikan berbagai pelayanan yang ada, agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat?” tanya politisi tersebut.

img_title Korlantas Gandeng Badan Siber Biar SIM dan STNK Digital Tak Bisa Dipalsukan

Komjen Listyo kemudian menjelaskan, bahwa Polri akan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat. Termasuk, dalam hal pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Selain itu, layanan berbasis teknologi juga akan dimanfaatkan untuk keperluan pengurusan surat tilang dan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK.

“Masyarakat tidak perlu harus datang ke kantor polisi, cukup ke aplikasi tertentu yang nanti disiapkan. Kemudian, dari aplikasi tersebut masyarakat bisa langsung mendapat pelayanan seperti perpanjangan SIM, STNK dan lain sebagainya,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengatakan, bahwa kementerian dan lembaga juga bisa dilibatkan dalam program pelayanan tersebut.

“Produk bisa dikirim ke masyarakat menggunakan PT Pos. Intinya, membuat pelayanan ini lebih baik, lebih mudah, sehingga masyarakat tidak perlu repot ke kantor polisi,” tuturnya.

Ilustrasi SIM

SIM Hilang, Harus Bikin Baru dan Ujian Lagi? Ini Ketentuannya

Surat Izin Mengemudi (SIM) yang hilang tidak selalu mengharuskan pemiliknya mengikuti ujian dari awal. Pengendara dapat mengajukan penggantian SIM selama data kepemilikan

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut