Wawancara Ananda Sukarlan

Memapankan Identitas Musik Klasik Indonesia

Ananda Sukarlan
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa


Kenalkan Musik Klasik ke Pelosok 

img_title Mengulik Sukses Konser Klasik Bon Voyage di Jakarta

Suka dukanya jadi pianis sampai saat ini?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukanya ya di sini, banyak orang yang tidak mengerti profesi saya. Mereka pikir ini bukan profesi, ini senang- senang, main piano kan enak, padahal ini adalah sebuah profesi yang punya tanggung jawab juga. Di sini kan orang konser, beli tiket itu harus bagus, dipersiapkan secara matang. 

img_title Komponis Ananda Sukarlan Jadi WNI Pertama yang Dapat Penghargaan dari Kerajaan Spanyol

Orang mikir karena saya sudah bisa main piano ya saya datang saja tinggal main, padahal enggak begitu, bukan hanya piano tapi kan orkes, segala macam. Ini profesi yang benar-benar serius dan ini profesi yang bisa digeluti generasi muda, karena peminatnya banyak sekali, yang datang ribuan kalau konser di sini.

Apa pandangan itu masih belum berubah?

img_title Pemprov DKI Rayakan HUT Taman Ismail Marzuki ke-55, Ada Pertunjukan Musik dan Teater

Sudah berubah tapi belum semua masyarakat dan oleh sebab itu saya ingin konser di tempat-tempat kecil. Waktu itu ke Rangkas Bitung, ke Malang. Saya ingin ke kota-kota yang belum pernah mendengar musik klasik.

Apa tujuannya?

Supaya mereka dengar, agar mereka tahu ini musik klasik seperti apa, ada pandangan orang bahwa musik klasik itu musik orang Barat, musiknya orang kaya, musik yang membosankan, itu saya tunjukin bahwa itu enggak benar. Musik klasik itu musik kita semua, musik orang Indonesia. Bahkan orang Indonesia bisa bangga karena punya musik klasik yang punya identitas Indonesia dan itu dengan identitas Indonesia saya dapatkan dari musik-musik di daerah terpencil.  

Misalnya, seperti yang saya dapatkan dari suku Kaili dan mereka punya musik yang indah sekali. Begitu juga waktu saya ke Rangkas Bitung dan Malang untuk mendengarkan musik yang benar-benar tradisional dan murni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi paling berkesan dan cita-cita Anda berikutnya?

Kalau nonmusikal sih saya punya anak sekarang kuliah. Di musik sendiri segala penghargaan kalau buat anak muda penting, tapi cita-cita saya membawa musik Indonesia ke dunia internasional, yang saya sudah mulai. Bahkan ada yang nanya 2000 Outstanding Musician of the 20th Century (Ananda Sukarlan menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam daftar ini karena dianggap berdedikasi pada dunia musik dunia). Itu sebetulnya kalau saya bukan orang Indonesia, enggak akan masuk situ. Karena saya di situ, saya ditulis sebagai orang Indonesia yang memperkenalkan musik Indonesia ke dunia internasional.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut