Pemerintah Cabut Sanksi Bagi PSSI, Apa Dampaknya?

Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Dari segi kinerja organisasi, PSSI baru nanti dipastikan akan mendapat pengawasan ketat dari publik. Kasus-kasus pengaturan skor, perkelahian, dan segala ketidak beresan dalam pengelolaan kompetisi harus segera dibasmi agar kepercayaan yang sebelumnya hilang kembali bisa didapatkan.

img_title Debut Wasit Tambahan di Liga 1, Begini Kata Ketum PSSI Iwan Bule

"Publik akan tetap menyoroti agar ke depan PSSI dapat lebih profesional, akuntabel dan berprestasi. Untuk mengejar ketertinggalan satu tahun terakhir, kami meminta PSSI segera menghidupkan kembali kompetisi nasional,” kata Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pekerjaan PSSI baru juga belum tuntas sampai sana. Menpora dalam mencabut sanksi kepada PSSI ternyata juga memiliki keinginan, yakni mengembalikan status keanggotaan tujuh klub yang oleh kepengurusan sebelumnya dihilangkan, yakni Arema Indonesia, Persibo Bojonegoro, Persebaya Surabaya, Persema Malang, Persewangi Banyuwangi, Lampung FC, dan Persipasi Kota Bekasi.

img_title Selain Orang Tua, Ini Alasan Kevin Diks Tolak Timnas Indonesia

"Saya kira, permintaan ketujuh klub ini harus dipertimbangkan. Mereka punya hak dan itu perlu diperjuangkan di Kongres nanti," tutur pria asal Bangkalan, Madura tersebut.

Klub-klub di atas dicabut keanggotaannya oleh PSSI dengan berbagai alasan. Persema, Persibo, dan Arema Indonesia dianggap telah membangkang karena lebih memilih bermain di Liga Primer Indonesia pada 2010 lalu. Padahal, ketika itu PSSI memiliki kompetisi yang sah, yakni Liga Super Indonesia.

img_title PSSI: Proses Naturalisasi 3 Pemain Sudah di Kemenkumham

Dualisme kompetisi kemudian memunculkan dualisme kepengurusan klub yang berefek panjang. Persebaya pecah menjadi dua, Persebaya 1927 dan Persebaya Surabaya versi Divisi Utama. Lalu, Arema Cronus muncul, karena Arema Indonesia memilih berlaga di IPL. Persewangi dan Lampung FC juga mengalami dualisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hal yang mudah bagi PSSI baru untuk merealisasikan keinginan Menpora tersebut. Sebab, saat ini klub-klub dualisme masih eksis di kancah persepakbolaan Tanah Air. Tarik-menarik kepentingan dapat dipastikan masih akan terus berlanjut dan menjadi tugas berat yang akan merintangi kerja kepengurusan PSSI baru nanti.

(ren)

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan

Langkah Tegas PSSI Basmi Sepakbola Gajah di Liga 3

Sepakbola Indonesia kembali tercoreng dengan adanya aksi tak sportif yang mengindikasikan munculnya sepakbola gajah. Itu terjadi di Liga 3.

img_title
VIVA.co.id
14 Maret 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut