Pemerataan Pendidikan, Antara Harapan dan Kenyataan

Orangtua dan siswa mengamati pengumuman mengenai PPDB tahun 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Bahkan, saking paniknya para orangtua, mereka pun nekat menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat. Mereka mendesak agar dinas menjamin anak mereka bisa diterima.

img_title Mengembangkan Potensi Guru Melalui Platform Merdeka Mengajar

"Setelah didesak, dinasnya janji akan buat surat tertulis," ujar seorang wali murid yang mengaku nama anaknya justru tidak muncul meski telah melampaui Passing Grade yang ditetapkan sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Kabupaten Tangerang, pemerintah setempat bahkan telah berencana akan menyurati Kemendikbud terkait polemik PPDB. Mereka berharap agar Kemendikbud dapat merespons keluhan mereka.

img_title Pendidikan Inklusif: Menakar Pembaharuan Sistem Pendidikan di Indonesia

"Saya telah menyurati Kemendikbud terkait aturan ini, kita minta aturan ini ditinjau ulang dan kembali seperti yang dulu yakni, penerimaan sesuai dengan nilai bukan zonasi," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Senin, 10 Juli 2017.

Apa pun itu, kebijakan mekanisme PDB yang belum seumur jagung ini memang telanjur menjadi polemik. Di luar tujuan mulianya untuk pemerataan pendidikan, faktanya ketakutan orangtua soal anaknya memang cukup beralasan.

img_title Merdeka Belajar dan Keterbaikan Masa Depan Bangsa

Ilustrasi kemiskinan.

FOTO: Potret kemiskinan di Indonesia

Bagaimana tidak, saat ini tidak seluruh sekolah di Indonesia memiliki infrastruktur dan kualitas tenaga pengajar yang merata. Sehingga harapan meratanya pendidikan hanya menjawab soal akses mereka yang tidak mampu dalam segi ekonomi.

Namun belum tentu menjawab pemerataan kualitas, selama sekolahnya juga masih dalam kondisi memprihatinkan dan buruknya kualitas guru yang disediakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benar adanya zonasi menghilangkan dikotomi sekolah eksklusif yang kini sudah mengakar di mata masyarakat. Namun tak adil juga membiarkan pelajar yang berprestasi justru tenggelam di kubangan sekolah.

Tinggal pertanyaannya sampai kapan kita menunggu pemerintah menyamaratakan kualitas sekolah di Indonesia? (one)

Presiden Prabowo Umumkan Wakil Menteri di Istana Merdeka

Kemendikbud Dipecah Tiga, Prabowo Tunjuk Abdul Muti, Prof Satryo hingga Fadli Zon jadi Menterinya

Nomenklatur Kemendikbud Ristek dipecah Presiden Prabowo Subianto jadi tiga kementerian.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut