Dikecewakan Justice League
- Warner Bros
Itu lantas membuat Snyder menunjuk Joss Whedon, sutradara film The Avengers pertama dan kedua, untuk menyupervisi seluruh proses editing. Bukan cuma itu, beberapa adegan bahkan harus ditulis dan disyuting ulang, meski hingga kini tak disebutkan adegan mana yang dirombak. Hal tersebut yang kemudian mengakibatkan bengkaknya bujet produksi.
Kabarnya, Whedon lah yang memutuskan untuk menambah unsur-unsur komedi dalam film ini dengan melakukan proses syuting ulang di beberapa adegan. Meski tak bisa berbuat banyak, unsur komedi itu dianggap para kritikus sebagai bagian yang paling kuat dalam Justice League.
"Namun, apa pun alasan-alasannya, hasil akhirnya adalah film gagal, dibalut dalam CGI buruk dan kesan yang mudah dilupakan. Anda tak bisa membayangkan berapa kali adegan film harus ditulis dan disyuting ulang untuk menyelamatkannya," ujar Collin.
Snyder sebelumnya pernah membuat beberapa film berkualitas. Salah satunya adalah remake Dawn of the Dead (2004) yang sukses menjadi film horor remake terbaik di awal tahun 2000-an.
![]()
Lebih Tepat Disebut Injustice League
Judul boleh Justice League, tapi film ini juga dikritik tak adil pada bintang-bintangnya. Banyak yang menganggap, film tersebut menyia-nyiakan talenta para aktor dan aktris yang bermain di dalamnya.
"Saya tak dapat mempercayai betapa banyaknya aktor-aktor bertalenta dan terkenal yang tidak melakukan apa-apa. Ini adalah dosa terbesar Justice League," ujar penulis film, Scott Meslow, dikutip dari GQ.
Aktor-aktor tersebut antara lain, Ciaran Hinds, pemeran antagonis, Steppenwolf yang secara fisik penampilannya dipoles menggunakan CGI yang kurang bagus dan Amy Adams, yang notabene merupakan peraih lima nominasi Oscar. Begitu juga dengan Diane Lane, aktris senior pemeran ibu angkat Superman yang hanya menjadi cameo.
Amber Heard juga hanya tampil sekian menit sebagai ratu kaum Atlantis yang dikisahkan terlibat argumen dengan Aquaman. Willem Dafoe bahkan hampir tampil sebagai cameo di adegan tersebut. Jeremy Irons, pemeran Alfred Pennyworth yang pernah meraih piala Oscar dan dua piala Golden Globes juga diceritakan membantu Batman dari belakang komputernya saja.