Demi Langsing, Penyanyi Seksi Ini Nekat Sedot Lemak

penyanyi Ratu Meta
Sumber :
  • dok.ist

VIVA – Demi penampilan di depan panggung dan publik, penyanyi seksi Ratu Meta melakukan segala cara demi terlihat memesona.

Doa Ini yang Akan Dipanjatkan Ratu Meta Saat Umrah

Dia pun merogoh kocek ratusan juta rupiah demi mendapat tubuh idamannya. Sebelumnya, pelantun Apa Kareba itu banyak berkonsultasi dengan dokter kecantikan, dr. Shera Banu soal pilihannya sedot lemak itu.

Ratu melakukan operasi membuang lemak-lemak yang ada di tubuhnya dengan laser Lypolisis di Nibelth Medical Centre, kawasan Gandaria City.

Innalillahi Ratu Meta Berduka, Ayah dan Ibunya Meninggal Dunia

"Karena kemarin merasa gemuk perut, belakang, sama lengan. Sekarang sih langsung kelihatan langsung kecil, perutnya juga rata. Sebelum dan sesudah operasi jauh beda perbedaannya," kata Ratu Meta.

Pelantun ‘Memori Tahu Bulat’ itu mengatakan hasil operasi itu membuat badannya turun 4 kg, dari sebelum 58 kg, sekarang menjadi 53 kg. Ratu Meta mengakui rasa percaya dirinya semakin tinggi setelah melakukan operasi tersebut.

Gerah Disebut Pelakor, Ratu Meta Laporkan Adik Iparnya ke Polisi

Ratu Meta

“Setelah dioperasi ini aku percaya diri, mengeluarkan uang ratusan juta, enggak apa-apa yang penting hasilnya memuaskan," ujarnya.

Dokter kecantikan, dr. Shera Banu, yang mengoperasi Ratu Meta mengatakan jika dalam satu minggu ke depan, Ratu Meta akan mengalami pembengkakan sebagai efek samping dari operasi, seperti halnya seniman sekaligus aktivis Ratna Sarumpaet yang wajahnya bengkak, pasca melakukan operasi plastik.

“Bengkak setelah operasi itu biasa, setelah bengkak hasilnya kulit dan otot kencang, dia harus jaga pola makan agar badannya tetap langsing,” ujar dr. Shera Banu

Ratu Meta

Anak Pertama Masih Belum Setahun, Penyanyi Ratu Meta Umumkan Hamil Anak Ketiga

Penyanyi cantik, Ratu Meta ceritakan pada awak media terkait awal mulanya kehamilan keduanya. Bermula, dari dirinya pulang dari melakukan ibadah Umrah awal November lalu.

img_title
VIVA.co.id
22 Maret 2024