Ricky Martin Membantah Dituduh Lakukan Kekerasan

Ricky Martin
Ricky Martin
Sumber :

VIVA ShowbizRicky Martin menyangkal dugaan kekerasan yang dituduhkan kepadanya. Polisi sendiri diketahui memiliki perintah penahanan Martin dari pengadilan karena diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga, seperti laporan yang didaftarkan di Puerto Rico.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pengaduan tersebut dibuat berdasarkan UU 54 yang juga dikenal sebagai Undang-Undang Pencegahan dan Intervensi Pelecehan Domestik menurut Georgetown Journal of Gender and the Law, tetapi karena sifat dari undang-undang tersebut, pihak kepolisian tidak bisa mengungkapkan nama pelapor.

"Tuduhan terhadap Ricky Martin yang mengarah pada perintah perlindungan sepenuhnya salah dan dibuat-buat," kata perwakilan Martin, dikutip dari laman People, Minggu, 3 Juli 2022.

"Kami sangat yakin bahwa ketika fakta sebenarnya terungkap dalam masalah ini, Ricky Martin akan sepenuhnya terbukti," lanjutnya.

Ricky Martin.

Ricky Martin.

Photo :
  • abcNews.

Pada Jumat 1 Juli 2022, polisi mendapatkan perintah penahanan dari pengadilan untuk mengamankan Ricky Martin di kediamannya, yaitu kawasan elit di Puerto Rico.

"Sampai sekarang, polisi belum dapat menemukannya," kata juru bicara polisi Axel Valencia.

Perintah penangkapan tersebut akan mencegah Martin menghubungi orang yang mengajukan pengaduan kepada hakim. Kemudian di pengadilan, hakim akan memutuskan apakah perintah tersebut harus tetap berlaku atau bisa dicabut.

Perintah tersebut dikeluarkan oleh Hakim Raiza Cajigas Campbell dari Pengadilan Tingkat Pertama San Juan, menyusul permintaan dari pemohonnya.

Ricky Martin

Ricky Martin

Photo :

Valencia menambahkan bahwa pelapor tidak mengajukan kepada pihak kepolisian melainkan langsung menuju pengadilan untuk meminta hak perlindungan.

"Kami mengonfirmasi bahwa polisi Puerto Rico sedang dalam proses mengajukan perintah perlindungan, berdasarkan Undang-Undang 54 yang dikeluarkan terhadap Tuan Enrique Martin (nama asli Ricky Martin)," kata polisi.

Sesuai dengan prosesnya, maka sejak polisi menerima perintah perlindungan tersebut, langkah selanjutnya akan dikoordinasikan oleh agen yang ditugaskan di Dorado.

Berita tersebut muncul setelah mantan manajer Ricky Martin, Rebecca Drucker menggugat sang mega bintang dengan komisi yang belum dibayarkan lebih dari 3 juta dollar, menurut dokumen hukum yang diperoleh People yang diajukan ke Pengadilan Distrik Pusat Los Angeles pada Rabu.

Drucker mengungkapkan belakangan ini kehidupan pribadi dan profesional sang artis sedang dalam kekacauan yang mutlak.

Keluhan setebal 15 halaman itu mengklaim bahwa Drucker telah banyak membantu Martin melalui kontrak rekaman, tur, kesempatan sponsor, dan upaya profesional lainnya.

Drucker juga mengadukan sebuah insiden yang diduga terjadi pada September 2020 di mana ia mengklaim bahwa Martin terancam dengan tuduhan yang berpotensi mengakhiri kariernya. 

Ricky Martin dituduh menimbulkan lingkungan kerja yang toxic di mana ia terus menerus menganiaya dan memanipulasi Rebecca, serta memaksanya mengundurkan diri sebagai manajernya pada April 2022.

Sejak itu Rebecca Drucker mengklaim bahwa Martin mengancam dirinya dan memaksanya menandatangani perjanjian rahasia untuk membungkam Rebecca tentang perilaku menjijikkan Martin yang dialaminya.

"Selama bertahun-tahun, dia melindungi Martin dari konsekuensi tindakan cerobohnya. Rebecca melakukannya bukan hanya karena dia adalah manajernya, tetapi juga karena dia berpikir bahwa Martin adalah sahabatnya," lanjut laporan tersebut.