13 Permainan Tradisional di Indonesia yang Hampir Punah

Anak bermain.
Anak bermain.
Sumber :
  • vstory

VIVA – Semakin pesatnya perkembangan zaman, permainan tradisional di Indonesia mulai tergeser dengan hadirnya permainan di gadget. Padahal permainan tradisional jauh memiliki dampak yang positif dibadingkan yang ada di gadget. Permainan tradisional mengandung nilai-nilai dan filosofi kehidupan.

Kita sebagai anak muda tidak boleh membiarkan hal ini terjadi begitu saja, kita harus tetap melestarikan permainan tradisional agar tidak hilang ditelan zaman. Berikut beberapa permainan tradisional di Indonesia yang mulai jarang ditemukan dan dimainkan oleh anak-anak zaman sekarang :

1. Lempar sandal

Permainan lempar sandal terdiri dari atas 2 tim, dimana ada tim penjaga dan tim penyusun. Lempar sandal ini melatih kerja sama yang baik. Tim penjaga harus melempar sandar kearah tim penyusun agar tidak bisa menyusun sendal, sedangkan tim penyusun harus mengatur strategi agar bisa menyusun sendal dan terhindar dari lemparan dari tim pelempar. Kamu dulu tim penyusun atau tim pelempar ?

2. Petak umpet


Petak umpet terdiri dari satu orang yang menjaga dan beberapa orang yang bersembunyi. Orang yang menjaga diharuskan menutup matanya dengan kedua tangan sambil menghitung angka antara 1 sampai 20.

Sedangkan orang yang bersembunyi harus mencari tempat secepat mungkin setelah angka dihitung. Disaat penjaga mencari dan lengah dari tugasnya, orang yang bersembunyi harus segera berlari menuju tempat si penjaga menghitung angka sambil mengucapkan “Endop”. Pengucapan di tiap daerah Indonesia berbeda-beda. Apakah kamu pernah bersembunyi di rumah untuk mengerjai temanmu yang menjaga ? Kasihan tau.

Halaman Selanjutnya
img_title
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.