Wawancara Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso

Target Kami #2019GantiParlemen

Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Saya tidak mau juga seperti itu. Terlalu luhur Bung Karno dicari-cari kesalahannya di mata saya. Meskipun ada juga orang yang mengatakan, ‘Oh Bung Karno istrinya banyak, dan sebagainya.’ Bagi saya itu tidak masalah, itu tidak apa-apa.

img_title PAN Pasang Priyo Budi Santoso dan Kristina Rebut Kursi DPR RI dari Jateng

Maksud saya sebagai manusia biasa tentu mereka mempunyai kekurangan, tapi lihatlah mereka sebagai seorang pemimpin, maka perlakukanlah keduanya dengan adil. Perlakukanlah mantan pemimpin-pemimpin bangsa kita itu dengan cara yang terhormat. Dan Pak Harto di mata saya mempunyai jasa-jasa yang bukan main besarnya, terlepas dari adanya kekurangan beliau sebagai manusia biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pascareformasi banyak orang yang menghindar dikaitkan dengan Pak Harto dan Orde Baru. Tapi Anda dan Partai Berkarya justru mendeklarasi sebagai bagian dari Cendana. Apakah itu menguntungkan?

img_title Eks Sekjen Partai Tommy Soeharto Gabung PAN setelah Lima Kali Dirayu Zulkifli Hasan

Saya tidak peduli itu, saya meyakini inilah yang hari ini harus saya sampaikan. Meskipun ada risiko tidak populer dan lain sebagainya, tapi itu adalah risiko yang harus kami bayar.

Tapi anda harus ingat, sebenarnya ini kan pekerjaan segelintir orang-orang di kota saja. Mari saya ajak anda untuk datang ke pedesaan-pedesaan. Saya kemarin mendampingi Mas Tommy Soeharto ke beberapa pelosok, terakhir waktu di Nusa Tenggara Barat, kemudian ke Jambi, dan tempat-tempat lain. Saya juga sering mendampingi tokoh-tokoh nasional dan mantan-mantan Ketua Umum Partai Golkar saat itu.

img_title Mantan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso Gabung PAN dan Jadi Caleg di Dapil IV Jateng

Saya menyaksikan sendiri ketika Mas Tommy datang ke pasar-pasar tradisional, ke tempat-tempat si mbok bakul di pedesaan. Itu kehisterisan si mbok-simbok tua sangat luar biasa sekali, sampai Pak Tommy itu dicubiti pipinya, ditarik-tarik, dan lain sebagainya. Saya tidak pernah merasakan sambutan seperti itu dirasakan oleh tokoh-tokoh lainnya, mereka menyebut nama "Pak Harto.. Pak Harto... Pak Harto..." Dan mereka terharu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saya menahan tangis sebenarnya, karena itu sangat luar biasa. Dan saya tidak mendapatkan seperti itu ketika saya kembali ke wilayah perkotaan, yang lebih banyak mereka mencibirnya. Dan menurut saya itu adalah tidak shahih, karena mereka itu tidak tahu apa yang terjadi.

Anda yakin kerinduan pada Soeharto adalah nyata?

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut