Target Kami #2019GantiParlemen
- VIVA/M Ali Wafa
Kalau ada kerinduan terhadap sosok Soeharto, memang pada nyatanya potret itu kami dapatkan. Kalau kemudian ada beberapa lembaga survei yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan rakyat, bahkan tegur sapa pun kepada rakyat belum pernah, tapi kemudian mereka meletakkan siapa presiden yang paling berjasa di negeri ini, dan ternyata jawabannya cukup mencengangkan saya, karena saya duga jawabannya Bung Karno, tetapi justru jawabannya tidak seperti itu.
Jawabannya adalah Jenderal Besar H. Muhammad Soeharto, presiden yang sangat besar jasanya yang berhasil membangun negeri ini. Dengan segala hormat, saya tidak bermaksud ingin membanding-bandingkan keduanya, tetapi ini merupakan potret di mata masyarakat. Jangan dihapus hanya karena kepentingan politik tertentu. Nah, saya berkepentingan untuk itu.
Oleh karena itu setelah diskusi panjang dengan Mas Tommy, kemudian saya beruntung diberikan kehormatan untuk berdiskusi panjang dengan Mbak Tutut Soeharto, dengan Mbak Titiek Soeharto, dengan Mbak Mamik, dengan Mas Sigit, saya yang belum bertemu cuma satu, dengan Mas Bambang Tri saja yang belum ketemu.
Tapi dengan keluarga yang lainnya sudah, dan saya menemukan aura di dalam diskusi-diskusi itu, sampai kami menyimpulkan, it’s now or never. Ini sekaligus juga kami mohon ijin untuk menyimpulkan bahwa Pak Harto idola kami adalah pemimpin bangsa yang juga memiliki jasa yang besar di bangsa ini, dan ijinkan kami untuk menyampaikan itu.
Mengapa menurut Anda Pak Harto layak menjadi idola?
Banyak ajaran-ajaran Pak Harto yang selama ini tidak mendapatkan respons dari penguasa. Padahal dari solusi berbagai kebangkrutan-kebangkrutan dan termasuk persengketaan, pergesekan sosial seperti sekarang ini, kita baru ingat, ijinkan kami menawarkan ajarannya Pak Harto, di antaranya adalah mengenai Trilogi Pembangunan.
Situasi carut marut tentang ekonomi yang sekarang ini terjadi, sebenarnya kami menawarkan Trilogi Pembangunan, kalau Pak Jokowi atau Ibu Mega menawarkan konsep Trisaktinya Bung Karno, kami tentu menaruh hormat untuk itu. Tapi kami juga punya Trilogi Pembangunan, kalau kita gabungkan kan dahsyat itu. Trilogi Pembangunan sebagai solusi lho ya.