Bahasa Belanda yang Dipelesetkan Prajurit Keraton Yogyakarta

Prajurit Keraton
Prajurit Keraton
Sumber :
  • http://yogyakarta.panduanwisata.com/

VIVA.co.id- Kunjungan Ratu Juliana ke Keraton Yogyakarta beberapa tahun silam sempat menarik perhatian wartawan Belanda. Di sana, rombangan disambut dengan upacara adat keraton, yaitu dengan penghormatan pasukan atau prajurit Kraton dengan seragam keasliannya.

Salah seorang wartawan Belanda menanyakan tentang bahasa yang digunakan untuk aba-aba. Kemudian dijelaskan bahwa itu adalah Bahasa Belanda.  Sekali lagi dia kulihat memperhatikan aba-aba yang digunakan, juga lagu-lagu tamburan rupanya menarik perhatiannya. Tentu saja wartawan Belanda tersebut bingung menerkanya. Betapa tidak, aba-aba memang menggunakan bahasa Belanda, tetapi dijawakan.

Aba-aba tersebut antara lain "Hip-ah" (geeft acht) yang artinya siap gerak. "Rekete" (rechtsrichten) yang berarti lencang kanan. "Hup sekudur uwir" (Over shouder geweer) atau pundak senjata.

Baca selengkapnya..